Breaking News:

Tribun Takalar

Kronologi Pengungkapan Kasus Dugaan Korupsi AMDK PDAM Takalar

Kejaksaan Negeri (Kejari) Takalar, menetapkan lima orang sebagai tersangka kasus pengadaan pabrik Air Minum Dalam Kemasan (AMDK).

Penulis: Sayyid Zulfadli Saleh Wahab | Editor: Sudirman
ist
Salah satu tersangka dugaan tindak pidana korupsi proyek pembangunan atau pengadaan pabrik air minum dalam kemasan (AMDK) di PDAM Kabupaten Takalar Tahun Anggaran 2018. 

TRIBUN-TIMUR.COM, TAKALAR - Kejaksaan Negeri (Kejari) Takalar, menetapkan lima orang sebagai tersangka kasus pengadaan pabrik Air Minum Dalam Kemasan (AMDK).

Kasus AMDK PDAM Takalar diadakan pada tahun anggaran 2018.

Kasi Pidsus Kejari Takalar, Suwarni Wahab mengatakan, kasus tersebut bermula dari laporan LSM Jangkar.

LSM Jangkar menyurat ke Kejaksaan Tinggi terkait adanya dugaan tindak pidana korupsi proyek pembangunan atau pengadaan pabrik AMDK di PDAM tahun Anggaran 2018.

"Terus dialihkan ke Kejaksaan Negeri Takalar," ujarnya, Rabu (21/4/2021).

Setelah pelimpahan, pihak Kejari Takalar melakukan serangkaian penyelidikan.

Kemudian Kejari Takalar meningkatkan kasus dugaan korupsi itu ke penyidikan.

"Setelah mendapatkan laporan dugaan kita melakukan pungumpulan data dan pungumpulan bahan keterangan, apakah benar terjadi dugaan tindak pidana korupsi atau tidak," jelasnya. 

Hasilnya, pihak Kejari Takalar menemukan adanya temuan dugaan korupsi tersebut. 

"Temuanya awal barang AMDK ini dipinjam pakai atau sewa bukan barang dibeli atau barang baru, padahal dipenganggaran barang tersebut dianggarkan barang baru," jelas Suwarni. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved