Update Corona Sulbar

Kabar Buruk, Hari Ini Bertambah 10 Warga Sulbar Terkonfirmasi Positif Covid-19

Kasus terkonfirmasi pasitif Covid-19 di Sulawesi Barat (Sulbar) kembali dilaporkan bertambah, Rabu (21/4/2021).

Penulis: Nurhadi | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/NURHADI
Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Sulbar, Safaruddin Sanusi DM. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Kasus terkonfirmasi pasitif Covid-19 di Sulawesi Barat (Sulbar) kembali dilaporkan bertambah, Rabu (21/4/2021).

"Hari ini kembali kami laporkan 10 warga Sulbar dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19,"kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Sulbar, Safaruddin Sanusi DM.

Kesepuluh warga Sulbar yang dilaporkan terkonfirmasi hari ini yaitu, dari Mamuju Tengah  1, Mamasa  3 dan Pasangkayu  6 kasus.

"Setelah bertambah enam kasus, kini total kasus terkonfirmasi di Sulbar sejak Maret 2020 sebanyak 5.424 kasus,"jelas Safar.

Dari 5,424 kasus di Sulbar, masing-masing dari Mamasa 172, Polman 2,039, Majene 585, Mamuju 1.474, Mamuju Tengah 383 dan Pasangkayu 771 kasus.

"Pasien aktif atau yang masih dirawat bertambah menjadi 11 orang, sebelumnya sempat tersisa 10 orang,"ucapnya.

Sebelas pasien yang masih dirawat, 1 orang di Mamasa, 6 di Mamuju, 2 dari Mamuju Tengah, 2 dari Majene.

Kemudian yang tercatat masih isolasi mandiri 69 orang. Sebelumnya sempat turun 58 orang, kini kembali bertambah.

Dari 69 pasien yang isolasi mandiri, di Mamasa 16, Polman 14, Majene 3, Mamuju 18, Mamuju Tengah 5 dan Pasangkayu 13 orang.

Sementara itu, pasien yang telah dinyatakan sembuh sebanyak 5,227 orang.

Masing-masing dari Mamasa 150, Polman 1.960, Majene 561, Mamuju 1.438, Mamuju Tengah 367 dan Pasangkayu 751 orang.

"Hari ini tidak ada pasien dinyatakan sembuh,"jelasnya.

Adapun pasien terkonfirmasi Covid-19 yang dilaporkan meninggal dunia sejak Maret 2020 sampai sekarang sudah 117 orang.

"Dari 117 pasien yang meninggal dunia di Sulbar, 65 diantaranya dari Polman,"jelas Safaruddin.

Sementara dari Kabupaten Majene 19 orang. 

Kemudian dari Mamuju 12 orang, dari Mamasa 5 orang, Pasangkayu 7 orang dan Mamuju Tengah 9 orang.

Menurut Safaruddin di bulan ramadan ini menunjukkan ada peningkatan kasus Cobid-19 di Sulbar meski tak terlalu signifikan.

"Diharapkan masyarakat tetap disiplin protokol kesehatan, kita ini masih situasi pandemi, jangan sampai Sulbar kembali ke zona merah penyebaran Covid-19,"tuturnya.(tribun-timur.com).

Sumber: Tribun Timur
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved