Breaking News:

Tribun Luwu Utara

2 Desa Rawan Konflik di Luwu Utara Masuk Program Desa Melek Politik

Enam desa/kelurahan di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan masuk dalam program desa melek politik.

TRIBUN-TIMUR.COM/CHALIK MAWARDI
Ketua KPU Luwu Utara Syamsul Bachri 

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Enam desa/kelurahan di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan masuk dalam program desa melek politik.

Program desa melek politik ini dicanangkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Luwu Utara.

Ketua KPU Luwu Utara, Syamsul Bachri, mengatakan, program ini menyasar desa yang partisipasi pemilihnya rendah.

Kemudian desa rawan konflik dan desa rawan bencana.

Untuk desa dengan kategori partisipasi rendah adalah Desa Pengkendekan, Kecamatan Rongkong, dengan tingkat partisipasi 70,53%.

Kemudian Desa Mukti Tama, Kecamatan Baebunta Selatan, dengan tingkat partisipasi 67,48%.

Kemudian untuk desa yang berpotensi rawan konflik adalah Desa Banyu Urip dan Kelurahan Bone-bone, Kecamatan Bone-bone.

Dua desa bertetangga yang memang selama ini kerap berkonflik.

Serta desa rawan bencana alam yakni Desa Limbong Wara, Kecamatan Malangke Barat dan Desa Beringin Jaya, Kecamatan Baebunta Selatan.

Baru-baru ini, sebut Syamsul, pihaknya melakukan kunjungan ke enam desa/kelurahan tersebut.

Halaman
12
Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved