Breaking News:

MLB PKB

Kader PKB Bantaeng Minta Cak Imin-Azhar Arsyad Mundur dan Tanggung Jawab Biaya Pilkada

Setelah usulan dari kader Kabupaten Jeneponto dan Kabupaten Sinjai, kini kader asal Kabupaten Bantaeng juga mengusulkan hal serupa.

TRIBUN TIMUR/ARI MARYADI
Kader sekaligus mantan Sekretaris DPC PKB Kabupaten Bantaeng Muhammad Shabran Dahlan. 

Ia mengatakan, mantan Sekretaris DPW PKB Sulsel mendiang H Sunnari Rafi salah satu saksi biaya suksesi pilkada tersebut.

"Sayang salah satu sumber telah wafat," katanya.

Shabran mengatakan buntut dari salahnya tata kelola biaya suksesi pilkada itu tampak dari kegagalan beberapa usungan PKB.

Hal itu, katanya, dikarenakan mesin partai di tingkat DPC yang mestinya bekerja maksimal menjadi tidak maksimal.

Muhammad Shabran Dahlan masih menjabat Sekretaris DPC PKB Kabupaten Bantaeng dalam Pilkada serentak 2018 lalu.

Shabran mencontohkan biaya suksesi pilkada serentak di Sulsel tahun 2018 lalu. Salah satunya Pilkada Bantaeng 2018.

Ketika itu PKB berkoalisi PPP mengusung pasangan Andi Sugiarti Mangun Karim-Andi Mappatoba (Sumanga'na).

Shabran mengatakan, kontestan Pilkada Bantaeng 2018 menyetor biaya atas nama biaya suksesi pilkada kepada DPP untuk mendapatkan rekomendasi partai. 

Akan tetapi, kata Shabran, biaya suksesi pilkada itu tak diterdistribusi kembali ke daerah. 

Ia menilai biaya suksesi itu semestinya digunakan untuk kebutuhan pemenangan kandidat.

Halaman
123
Penulis: Ari Maryadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved