Breaking News:

Khazanah Islam

Jadwal Imsakiyah Jakarta, Palembang, Depok, Semarang 8 Ramadhan 1442 H

Pastikan kegiatan atau amaliah Ramadhan 1442 H kamu berjalan dengan lancar.  Berikut ini selengkapnya Jadwal Imsakiyah, buka puasa, dan Sholat 5 Wakt

Editor: Rasni
SHUTTERSTOCK
Hari ketujuh, niat puasa Ramadhan 1440 H dan Jadwal Imsakiyah Jakarta, Makassar, Bandung, Semarang, Surabaya. 

ISYA'19:03

Tangerang

IMSAK04:28

SUBUH04:38

TERBIT05:51

DUHA06:18

ZUHUR11:56

ASAR15:15

MAGRIB17:54

ISYA'19:03

Semarang

IMSAK04:14

SUBUH04:24

TERBIT05:37

DUHA06:04

ZUHUR11:41

ASAR15:00

MAGRIB17:38

ISYA'18:48

Makassar

IMSAK04:36

SUBUH04:46

TERBIT05:59

DUHA06:26

ZUHUR12:05

ASAR15:23

MAGRIB18:04

ISYA'19:13

Niat Puasa

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ اَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هذِهِ السَّنَةِ ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghodin 'an adaa'i fardhi syahri romadhoona hadihis-sanati lillahi ta'aalaa.

Artinya: "Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta'ala."

Jika telah mendengar kumandang azan Magrib, umat Muslim diwajibkan segera berbuka.

Doa Buka Puasa

اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

Allahumma lakasumtu wabika aamantu wa'alaa rizqika afthortu birohmatika yaa arhamar roohimiin.

Artinya: "Ya Allah karena-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa), dengan rahmat-Mu, Ya Allah Tuhan Maha Pengasih." (*)

Puasa saat Menyusui

Saat menyusui, seorang ibu tentu perlu Nutrisi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan asinya.

Terlebih disaat puasa. Ibu menyusui terkadang bingung dan ragu saat menjalankan ibadah puasa karena harus memberikan Nutrisi pula pada bayinya.

Namun, menyusui bukanlah penghalang bagi seorang ibu untuk menjalankan ibadah puasa.

Banyak jalan menuju roma, sehingga ibu menyusui tetap dapat berpuasa dengan asupan nutrisi yang tepat.

Dilansir dari Tribunnews.com, meski demikian ibu harus memperhatikan benar makanan bergizi seimbang dalam menu buka dan sahur, karena ibu menyusui membutuhkan kalori lebih banyak dari orang dewasa lain.

Dokter ahli laktasi dr.Ameetha Drupadi menyarankan ibu menyusun menu makanan selama berpuasa agar puasa dan menyusui berjalan lancar bersamaan.

Ameetha menjelaskan, saat bedug Magrib ibu menyusui disarankan untuk mengkomsumsi makanan kecil yang penuh dengan karbohidrat dan protein.

"Ketika bedug anggaplah sarapan misalnya jangan terlalu manis seperti omelete telur daging misalnya sama jus alpukat, ada karbohidrat dan proteinnya," ujarnya dalam IG live bersama Nakita.id, Minggu (18/4/2021).

Kemudian, ibu menyusui dapat menuruskan makan setelah itu melakukan salat magrib, dengan makan sepiring nasi, sayur, dan lauk.

"Salat isya dan tarawaih kita makan lagi, sebelum tidur anggaplak makan snack sore. Kita mulai satu menu bisa menambah kalori misalnya susu kedelai boleh atau telur. Kudapannya jangan karbohidrat dan gula saja tapi harus ada proteinnya, atau sepiring nasi goreng dengan ayamnya atau telur juga boleh," ungkap Ameetha.

Begitu sahur ia mengingatkan, ibu menyusui menghindari makanan berminyak.

"Supaya tidak haus usahakan banyak komsumsi sayur, buah karena gorengan atau makan manis merangsang haus berlebih," kata dia.

Selepas berbuka hingga sahur, cukupi cairan untuk tubuh 2 sampai 3 liter.

"Nah diantara waktu tadi kita bisa minum vitamin suplemen. Suplemennya bisa 1x1, mungkin sebelum tidur cukup, tapi kalau 2×1 bisa buat buka puasa dan sahur," terangnya.

Meskipun begitu Ameetha mengingatkan, jika usia bayi masih 0-6 bulan sebaiknya ibu tidak memaksakan berpuasa, lantaran kebutuhannya masih sangat bergantung penuh pada ASI.

"Jika dirasa mampu dan yakin kebutuhan bayi tercukupi silakan berpuasa. Ibu bisa lebih tenang berpuasa jika usia bayi telah memasuki masa MPASI," pesannya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved