Breaking News:

Tribun Ramadan

Dibangun Tahun 2011, Masjid di Pelosok Wasuponda Luwu Timur Belum Rampung

Masjid Fastabiqul Khairat Kecamatan Wasuponda, Luwu Timur pembangunannya dimulai sekitar tahun 2011, sampai sekarang belum selesai.

TRIBUN-TIMUR.COM/IVAN ISMAR
Masjid Fastabiqul Khairat di Dusun Dandawasu, Desa Parumpanai, Kecamatan Wasuponda, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel). 

TRIBUNLUTIM.COM, WASUPONDA - Masjid Fastabiqul Khairat pembangunannya dimulai sekitar tahun 2011, sampai sekarang belum selesai.

Masjid lokasinya di Dusun Dandawasu, Desa Parumpanai, Kecamatan Wasuponda, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Lokasi masjid berada di wilayah pelosok di Wasuponda.

"Masjid tidak pernah tersentuh bantuan (pemerintah)," kata Warga Dusun Dandawasu, Dian kepada TribunLutim.com, Selasa (20/4/2021).

"(Mungkin) karena akses jalannyanya saja susah jelek sekali," imbuhnya.

Dian mengatakan masjid ini dibangun hanya mengandalkan sumbangan dari warga setempat.

Adapun penghasilan dari warga sekitar masjid dari hasil berkebun merica, kakao, nilam dan sawah.

Bangunan masjid menggunakan batako. Kusen pintu dan jendela sudah terpasang. 

Hanya saja pintu dan jendelanya belum ada. Plafon juga belum terpasang.

Masjid ini sudah digunakan warga setempat untuk ibadah walau lantainya masih lantai kasar.

"Jadi zaman kuliah sampai sekarang, masjid ini belum rampung," katanya.

Pemkab Luwu Timur sejatinya punya program bantuan rumah ibadah bagi umat beragama di Luwu Timur.

Tahun 2019, pemkab sediakan dana hibah untuk pembangunan masjid di Luwu Timur Rp 16 miliar.

Bantuan rumah ibadah menjadi fokus pemkab agar umat muslim bisa beribadah di tempat yang layak.

Sementara tahun 2018, pemkab sudah menggelontorkan Rp 12.2 milliar untuk bantuan rumah ibadah. (*)
 

Penulis: Ivan Ismar
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved