Breaking News:

Polemik Partai PKB

Desak MLB, Kader PKB Bantaeng Sebut DPP Endapkan Biaya Suksesi Pilkada

Kader sekaligus mantan Sekretaris DPC PKB Bantaeng Muhammad Shabran Dahlan mengatakan forum MLB diharapkan menjadi ajang klarifikasi Cak Imin

Dok Pribadi Shabran Dahlan
Kader sekaligus mantan Sekretaris DPC PKB Kabupaten Bantaeng Muhammad Shabran Dahlan 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Dorongan Muktamar Luar Biasa terhadap kepempimpinan Muhaimin Iskandar kembali datang dari kader Partai Kebangkitan Bangsa di Sulawesi Selatan.

Setelah usulan dari kader Kabupaten Jeneponto dan Kabupaten Sinjai, kini kader asal Kabupaten Bantaeng juga mengusulkan hal serupa.

Kader sekaligus mantan Sekretaris DPC PKB Bantaeng Muhammad Shabran Dahlan mengatakan forum MLB diharapkan menjadi ajang klarifikasi dan pertanggungjawaban Cak Imin atas kontrolnya terhadap perilaku partai.

Shabran mengungkapkan masalah yang sempat muncul terkait biaya suksesi pilkada yang disetorkan kandidat calon kepada DPP pada Pilkada serentak 2018 lalu.

Menurutnya, kepengurusan Cak Imin pernah mengendapkan biaya suksesi pilkada serentak 2018 lalu.

Muhammad Shabran Dahlan masih menjabat Sekretaris DPC PKB Kabupaten Bantaeng dalam Pilkada serentak 2018 lalu.

"Biaya suksesi hanya mengendap di DPP dan tak terdistribusi ke daerah pelaksana pilkada, anggaplah sejenis mahar politik," kata Shabran kepada Tribun Tribun Timur, Selasa (20/4/2021).

Shabran mencontohkan biaya suksesi pilkada serentak di Sulsel tahun 2018 lalu. Salah satunya Pilkada Bantaeng 2018.

Ketika itu PKB berkoalisi PPP mengusung pasangan Andi Sugiarti Mangun Karim-Andi Mappatoba (Sumanga'na).

Shabran mengatakan, kontestan Pilkada Bantaeng 2018 menyetor biaya atas nama biaya suksesi pilkada kepada DPP untuk mendapatkan rekomendasi partai. 

Halaman
12
Penulis: Ari Maryadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved