Breaking News:

Tribun Luwu

Kasus Stunting di Luwu Tahun 2020 Capai 2.947 Jiwa

Bupati Luwu, Basmin Mattayang membuka kegiatan aksi 3 rembuk stunting dalam rangka percepatan pencegahan dan penurunan stunting terintegrasi

ist
Bupati Luwu, Basmin Mattayang membuka kegiatan aksi 3 rembuk stunting dalam rangka percepatan pencegahan dan penurunan stunting terintegrasi Kabupaten Luwu tahun 2021 di Aula Kantor Bappelitbangda Luwu, Kelurahan Senga, Kecamatan Belopa, Senin (19/4/2021) 

TRIBUNLUWU.COM, BELOPA - Bupati Luwu, Basmin Mattayang membuka kegiatan aksi 3 rembuk stunting dalam rangka percepatan pencegahan dan penurunan stunting terintegrasi Kabupaten Luwu tahun 2021.

Kegiatan ini digelar di aula Kantor Bappelitbangda Luwu, Kelurahan Senga, Kecamatan Belopa, Senin (19/4/2021).

Basmin mengungkapkan, pengembangan kualitas kesehatan sangat dipengaruhi oleh faktor gizi dan konsumsi pangan masyarakat.

Dapat dikatakan apabila gizi dan konsumsi pangan masyarakat terhambat akan berdampak bagi terkendalanya proses kehidupan masyarakat.

Seperti permasalahan stunting, di mana kondisi yang terjadi pada anak di seribu hari pertama kehidupannya.

Ditandai dengan gagal tumbuh atau ukuran tubuh yang tidak sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

"Program penurunan angka stunting, telah menjadi prioritas pembangunan di Luwu, melalui peningkatan daya saing sumber daya manusia dan derajat kesehatan masyarakat dengan upaya-upaya yang telah kita lakukan," kata Basmin.

Antara lain, peningkatan intervensi spesifik serta perluasan dan penajaman intervensi sensitif secara terintegrasi, peningkatan intervensi yang bersifat life saving termasuk pemenuhan kebutuhan pangan, penguatan advokasi, komunikasi sosial, dan perilaku hidup sehat.

"Terutama dalam mendorong pemenuhan gizi seimbang berbasis konsumsi pangan, peningkatan surveillance atau pengawasan gizi, peningkatan komitmen dan pendampingan dalam intervensi perbaikan gizi, serta respon cepat perbaikan gizi dalam kondisi darurat," jelas Basmin.

Menurutnya, salah satu langkah yang dilakukan dalam upaya percepatan pencegahan dan penurunan stunting adalah perlunya bagi ibu yang baru saja melahirkan agar memberikan asi eksklusif kepada bayinya.

Halaman
123
Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved