Breaking News:

dr Kevin Samuel

Memalukan Profesi Mulia Dokter, Ini Daftar Pelanggaran dr Kevin Samuel Marpaung Umbar Rahasia Pasien

Memalukan Profesi Mulia Dokter, Ini Daftar Pelanggaran dr Kevin Samuel Marpaung Umbar Rahasia Pasien, dr Tirta dan dr Wachyudi Muchsin komentar

Editor: Mansur AM
int
Oknum Dokter Cabul - inilah dr Kevin Samuel Marpaung, Dokter Kandungan 'Mesum' Lecehkan Perempuan Lewat TikTok 

TRIBUN-TIMUR.COM - Nama dr Kevin Samuel Marpaung sedang viral. 

Perilakunya membongkar rahasia pasien di media sosial panen kecaman.

Apalagi dr Kevin Samuel Marpaung adalah dokter kandungan. 

Bukannya jadi solusi bagi penyakit pasien, ia justeru melakukan perbuatan tak terpuji. 

Dua dokter muda dr Tirta dan dr Wachyudi Muchsin mengaku malu dengan perilaku dokter kandungan itu. 

Menurut dr Tirta, berikut tiga pelanggaran fatal dr Kevin Samuel Marpaung

dr Tirta
dr Tirta (Istimewa)

Pertama Menjaga kerahasian pasien, kedua menjaga profesionalitas dan ketiga menjaga temen sejawat. Dari 1 video, si kevin melanggar ketiganya," kata dr Tirta via media sosialnya. 

Tirta menambahkan menjaga rahasia identitas pasien adalah sesuatu yang harus dilakukan setiap dokter.

"Soal rahasia pasien. Itu penting, kisah kisah pasien, itu hanya buat dokter sendiri," ujarnya.

Tirta menambahkan dokter yang ingin membagikan kisah pasien pun harus meminta izin terlebih dahulu jika berniat membagikan kisah pasien di sosial media.

"Jika mau menceritakan di medsos itu juga harus izin pasien. So edukasilah tanpa merendahkan pasien," katanya.

Sementara dr Wachyudi Muchsin menyebut dokter Adalah profesi mulia yang harus dijaga.

"Termasuk ketika aktif di media sosial itu, dokter terikat dengan sumpah profesi.

" Tidak boleh sembarangan apalagi mengumbar kerahasiaan pasien, "ujar dr Yudi sapaannya

dr Wachyudi Muchsin SH MKes dokter. Uda Makassar
dr Wachyudi Muchsin SH MKes dokter. Uda Makassar (Dok Pribadi dr Wachyudi Muchsin)

dr Yudi juga menekankan ketika seorang dokter ingin membuat konten baik di sosial media atau Tik Tok, orang tersebut harus berfikir dampak ke depannya.

"Adaptasi dengan media sosial salah satu tantangan bagi profesi dokter, namun tetap tunduk pada kode etik, " ujarnya. 

Apakah konten itu merugikan bagi pasien atau tidak dan apakah konten yang dibuat berdampak pada rekan sesama dokter atau tidak.

"Soal tiktok. Dokter tu melekat. Jika melakukan atau membuat konten. Berpikirlah impactnya. Apakah ini merendahkan pasien atau tidak?, Merugikan temen sejawat / tidak," tambah dr Tirta.

Saat ini  sosial media seperti TikTok, Twitter, dan Instagram ramai membahas tenaga kesehatan (nakes) yang dianggap melecehkan perempuan, khususnya wanita hamil.

Dilansir kompas.com, Pembahasan ini bermula dari beredarnya konten TikTok dari akun @dr.kepinsamuelmpg pada Sabtu.

1. Isi Video

Dalam video berdurasi 15 detik itu, Kevin yang mengenakan jas putih dokter dan mengalungkan stetoskop di lehernya mendapat konsultasi dari bidan, "Dok Tolong Cek Pasien Ny.A udh pembukaan berapa...”.

Lalu dokter tersebut menjawab “Oke kak..” sambil mengernyitkan mata dan menggigit bibir bawah, mengacungkan 2 jari (jari telunjuk dan jari tengah) menunjukkan persiapan melakukan pemeriksaan Vaginal Touche.

Vaginal Touche adalah pemeriksaan dalam dengan metode memasukkan dua jari pemeriksa (telunjuk danjari tengah) ke dalam vagina ibu untuk memeriksa pembukaan serviks atau leher rahim, apakah telah siap untuk proses melahirkan atau belum.

Pemeriksaan ini bisa dilakukan oleh dokter atau bidan.

Dokter tersebut kemudian memutar mata ke atas dan menengadah dengan keterangan “awkwardmoment” sambil bergoyang-goyang dan menjawab “Pembukaan 3 kak”.

Yang menjadi masalah adalah wajahnya dibuat mesum, saat melakukan pemeriksaantersebut.

2. Diminta Cabut SIP

Koalisi Masyarakat Sipil Anti Kekerasan Seksual (Kompaks) adalah salah satu pihak yang mengecam konten tersebut karena reka adegan dilakukan dengan memberikan candaan bernuansa seksual yang merendahkan perempuan.

Kompaks pun miminta mencabut SIP dan keanggotaan IDI dokter yang bersangkutan.

"Video ini melecehkan perempuan secara umum dan pasien perempuan yang membutuhkan layanan kesehatan secara khusus," kata Kompaks dalam pernyataan resmi yang diterima Kompas.com, Sabtu (17/4/2021).

3. Langgar Kode Etik Dokter

Selain itu, konten video tersebut juga dianggap telah melanggar Kode Etika Dokter Indonesia (KODEKI) dan pelanggaran sumpah dokter. Berikut pernyataannya:

Padahal hak pasien telah dilindungi dalam UU no 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit pasal 32 (ayat c, d, dan e) yaitu:

* memperoleh layanan yang manusiawi, adil, jujur, dan tanpa diskriminasi;

* memperoleh layanan kesehatan yang bermutu sesuai dengan standar profesi dan standar prosedur operasional;

* memperoleh layanan yang efektif dan efisien sehingga pasien terhindar dari kerugian fisik dan materi;" imbuh pernyataan tersebut.

"Dan hak perempuan untuk dilindungi dari tindakan pelecehan dan bentukan tindakan diskriminatif lainnya telah disebutkan di dalam Konvensi Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi Terhadap Wanita (CEDAW)."

Sebelumnya, banyak konten video yang dibuat nakes dan dianggap menunjukkan perilaku melecehkan dan diskriminatif.

4. Pelecehan Demi Popularitas

Kompaks mengatakan, tindakan tenaga kesehatan yang melakukan pelecehan maupun tayangan video demi popularitas, terkait pengalaman perempuan saat menghadapi persalinan dan melakukan pemeriksaan transvaginal dapat menurunkan kepercayaan masyarakat untuk mengakses layanan kesehatan reproduksi.

Dikhawatirkan, ini akan berdampak pada kesehatan ibu hamil dan melahirkan.

Data dari ASEAN Millenium Development Goals tahun 2017, Indonesia menduduki posisi kedua Angka Kematian Ibu (AKI) terbanyak di ASEAN dengan jumlah 305 kematian ibu per 100.000 kelahiran hidup.

Hal ini menunjukan bahwa kondisi kesehatan ibu dan bayi masih menjadi hal yang perlu diperhatikan.

"Kami mengecam konten buatan dr. Kevin Samuel yang menunjukkan sikap melecehkan dalam reka adegan pemeriksaan pasien sebelum persalinan. Sikap ini bertentangan dengan nilai etis dan kemanusiaan yang dijunjung tinggi dalam profesi dokter," ungkap dr Gariella Sandranila Suryadana dari Dokter Tanpa Stigma.

"Dokter seharusnya mampu memberikan rasa aman dan nyaman pada pasien dalam setiap konsultasi kesehatan maupun dalam keseharian. Di era digital saat ini dokter seharusnya mampu memanfaatkan media sosial untuk mengedukasi masyarakat demi tercapainya kesehatan masyarakat yang lebih baik."


5.  Diminta SAnksi Tegas

Berikut isi tuntutan Kompaks.

Oleh karena itu kami memberikan tuntutan kepada:

1. IDI Jakarta Selatan sebagai IDI tempat dokter yang bersangkutan bernaung, untuk segera mengajukan permasalahan ini MKEK IDI

2. MKEK IDI untuk segera mengusut permasalahan ini dan memberi sanksi tegas kepada dokter yang bersangkutan yaitu mencabut SIP dan keanggotaan IDI dokter yang bersangkutan

3. PB IDI untuk membuat aturan tegas bagi tenaga medis yang melecehkan pasien dalam bentuk apapun termasuk media sosial dan menyusun kurikulum pembinaan/ pelatihan perspektif gender dan HAM pada tenaga medis

4. Tenaga medis untuk berperan aktif menciptakan layanan kesehatan yang berperspektif gender dan senantiasa mengingatkan sejawat lain untuk bersikap profesional dalam bekerja

6. Sudah Minta Maaf

Saat ini akun TikTok @dr.kepinsamuelmpg sudah hilang. Namun videonya telah tersebar di berbagai platform sosial media.

Namun memang, beberapa jam setelah video tersebut viral, dokter Kevin mengunggah video berisi permintaan maaf.

7. Lulusan terbaik Universitas Maranatha

lulusan Maranatha
lulusan Maranatha ()

Kevin Samuel marpaung lulusan kuliah jurusan kedokteran di Universitas Maranatha.

Bahkan diirnya menjadi lulusan terbaik di angkatannya.

Kevin Samuel lulus pada tahun 2017.

8. Peserta Indonesian Idol

Tak hanya memiliki wajah tampan, Kevin Samuel juga memiliki suara merdu.

Kevin Samuel pun pernah mengikuti acara Indonesian Idol.

Dirinya sempat menarik perhatian para penonton wanita.

Namun Kevin tidak lolos di babak eliminasi pertama.

Sosok dokter Kevin Samuel
Sosok dokter Kevin Samuel (Ask fm)

9. Dokter influencer terkenal

Kevin Samuel kini pun dikenal sebagai influencer.

Dirinya memiliki banyak followers di Instagram.

Wajahnya juga muncul di berbagai Youtube yang berkaitan dengan kesehatan.

Tak hanya itu, Kevin Samuel juga semakin populer karena TikTok.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved