Breaking News:

Tribun Bone

Waspada, Bone Masuk Daerah Rawan Gempa dan Banjir

Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) salah satu kabupaten yang memiliki potensi bencana.

Waspada, Bone Masuk Daerah Rawan Gempa dan Banjir
ist
Kalaksa BPBD Bone, Dray Vibrianto

TRIBUNBONE.COM, TANETE RIATTANG BARAT - Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) salah satu kabupaten yang memiliki potensi bencana.

Kabupaten yang memiliki 27 kecamatan ini dilewati dua sesar gempa, yaitu sesar gempa Palu Koro dan sesar gempa Walanae.

Sesar Palu Koro melintasi bone bagian utara berujung di Teluk Bone, sedangkan sesar Walanae melintasi bone bagian selatan.

"Ini menjadi kewaspadaan bagi kami. Ancaman gempa bumi. Sebagaimana kita ketahui sesar Walanae, salah satu sesar aktif," kata Kalaksa BPBD Bone, Dray Vibrianto.

Oleh karena itu, ada empat stasiun pemantau gempa bumi sebagai peringatan dini potensi bencana. Ada di Kecamatan Bontocani, Salomekko, Amali dan Kelurahan Lonrae.

Lanjut Dray, Bone juga rawan bencana banjir. Ada dua karakter banjir di Kabupaten Bone.

Pertama, banjir tahunan dari daerah aliran sungai (DAS) Walanae, terutama di Bone bagian utara seperti Kecamatan Ajangale, Dua Boccoe, Tellu Siattinge dan Cenrana.

Ada 23 aliran sungai masuk ke Danau Tempe, akan tetapi hanya satu aliran keluar, yaitu DAS Walanae bermuara ke Teluk Bone.

"Oleh sebab itu, biar Bone tidak diguyur hujan, tapi kalau daerah hulu ke Danau Tempe itu hujan deras, Danau Tempe meluap berakibat banjir di Bone bagian utara," jelasnya.

Ditambah lagi, kemiringan DAS Walanae kurang dari tiga derajat.

Halaman
123
Penulis: Kaswadi Anwar
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved