Breaking News:

Tribun Polman

Tenteng Senjata Laras Panjang, Polisi Periksa Setiap Kendaraan Masuk di Polman

Tim Polres Polman melakukan operasi cipta kondisi di sekitar pintu perbatasan masuk wilayah Polewali

Polres Polman
Aparat Kepolisian Resor Kabupaten Polewali Mandar (Polman) melakukan operasi cipta kondisi di sekitar pintu perbatasan masuk wilayah Polewali, Kamis (1542021) malam. 

TRIBUN-TIMUR.COM, POLMAN -- Aparat Kepolisian Resor Kabupaten Polewali Mandar (Polman) melakukan operasi cipta kondisi di sekitar pintu perbatasan masuk wilayah Polewali, Kamis (15/4/2021) malam.

Tepatnya di depan Kementerian Perhubungan Jembatan Timbang Sulawesi Barat laut, Dusun Dongi Desa Paku.

Setiap pengendara yang melintas dari arah Sulawesi Selatan diperiksa petugas berserta barang bawaannya.

Operasi dipimpin langsung
Kepala Satuan Lantas Polres Polman AKP Adriyan selaku Pawas.

Ia didampingi oleh KBO Intel Ipda Muhappris serta Kanit Patroli  IPDA Syahrir , Kanit Dikyasa Bripka Sulasman.

Dalam proses pemeriksaan berlangsung dikawal ketat personil Kepolisian bersenjata laras panjang.

"Giat ini dilakukan pemeriksaan terhadap kendaraan, barang dan orang sesuai protap pengamanan dan SOP yang berlaku baik," kata AKP Adriyan.

Sasaran pemeriksaan, kata dia mulai kelengkapan surat-surat kendaraan berupa SIM, dan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Pengendara juga ditanya maksud dan tujuan masuk ke Provinsi Sulbar.

"Ini dilakukan sebagai upaya antisipasi mencegah masuknya pelaku kejahatan atau pelaku terorisme di wilayah hukum Polres Polman, " paparnya.

Sebelum melakukan operasi ini, Polisi awalnya melakukan patroli di sejumlah titik untuk mengantisipasi aksi balapan liar di bulan suci Ramadan.

Diantaranya adalah Pantai Bahari, Taman Bambu Runcing dan Rea Timur, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar.

Di beberapa titik disebutkan kerap dijadikan sebagai tempat aksi balap liar para kalangan anak muda.

Ia mengimbau kepada masyarakat khususnya kepada anak muda untuk tertib berlalulintas demi menjaga keselamatan dalam berkendaraan.

Aksi balapan  kata dia, tidak hanya merugikan diri sendiri, namun mengganggu ketenangan warga. (*)

Penulis: Hasan Basri
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved