Breaking News:

Ramadhan 1442 H

Tata Cara dan Niat Mandi Wajib atau Mandi di Bulan puasa Ramadan Bagi Laki-laki dan Perempuan

Tata cara dan niat mandi wajib atau mandi di bulan puasa Ramadan bagi laki-laki dan perempuan.

Editor: Edi Sumardi
SHUTTERSTOCK VIA KOMPAS.COM
Tata cara dan niat mandi wajib atau mandi di bulan puasa Ramadan bagi laki-laki dan perempuan. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Tata cara dan niat mandi wajib atau mandi di bulan puasa Ramadan bagi laki-laki dan perempuan.

Apakah puasa Ramadan tetap sah jika mandi wajid setelah imsak di bulan Ramadhan?

Ketua Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Jawa Tengah, Wahid Ahmadi menyampaikan terkait hukum menjalankan mandi junub setelah imsak.

Ia mengatakan, umat Islam diperbolehkan berpuasa, meski dalam keadaan junub atau kotor setelah keluar mani atau bersetubuh.

"Enggak apa-apa. Jadi puasa dalam keadaan dia junub itu enggak ada masalah, boleh-boleh saja," ujarnya, dikutip dari YouTube Tribunnews.com, Selasa (21/4/2020).

Menurutnya, orang yang akan berpuasa, diperbolehkan mandi junub setelah waktu Subuh.

Sehingga, puasa orang yang baru mandi junub setelah waktu Subuh itu tetap sah.

"Jangankan setelah imsak, setelah Subuh saja tidak ada masalah," ungkapnya.

Wahid Ahmadi menambahkan, orang yang sudah sahur lalu melakukan hubungan badan atau jimak, dia diperbolehkan mandi junub setelah waktu Subuh.

Lalu dia bisa menjalankan salat Subuh dan meneruskan berpuasa Ramadhan.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved