Breaking News:

Tribun Mamasa

Proyek Pasar Rakyat Mamasa Mangkrak, Kadis Koperindag: Besok Kami Dipanggil Kejaksaan

Pembangunan pasar yang menelan biaya Rp 5,4 miliar bersumber dari APBN tahun 2019 itu, dianggap sarat  korupsi.

Proyek Pasar Rakyat Mamasa Mangkrak, Kadis Koperindag: Besok Kami Dipanggil Kejaksaan
TRIBUN TIMUR/SEMUEL
Pembangunan Pasar Lakahang, Kecamatan Tabulahan, Mamasa, mangkrak.

TRIBUNMAMASA.COM, MAMASA - Mangkraknya pembangunan pasar rakyat Lakahang di Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, menuai sorotan.

Pembangunan pasar yang menelan biaya Rp 5,4 miliar bersumber dari APBN tahun 2019 itu, dianggap sarat  korupsi.

Padahal pasar yang dibangun dengan anggaran miliaran rupiah itu, sedianya sudah dinikmati masyarakat.

Namum hingga kini masih ada beberapa bangunan di dalamnya yang belum rampung, padahal pasar ini dibangun di akhir tahun 2019.

Jika dipresentasikan, pembangunan pasar ini baru rampung 75 persen. Sementara anggarannya telah dicairkan 90 persen.

Tak hanya belum rampung, bahkan di beberapa sisi bangunan atapnya sudah mulai ambruk.

Ironisnya, pihak kontraktor yang mengerjakannya pembangunan pasar ini, Petrus To'tuan, tidak begitu banyak memberikan komentar saat dikonfirmasi.

Ketika ditanya terkait perusahan yang memenangkan tender itu, dia mengaku lupa.

Bahkan ketika ditanya berapa total anggaran yang sudah dicairkan melalui pekerjaan itu, ia mengku pula lupa.

Yang pasti kata dia, mangkraknya pekerjaan pembangunan pasar itu disebabkan adanya pemutusan kontrak dari pihak Dinas Perdagangan Kabupaten Mamasa.

Halaman
12
Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved