Breaking News:

Tribun Ramadan

Pesantren Ramadan Virtual UMI, Bahas Amalan Hingga Tradisi Masa Lalu di Bulan Puasa

Pesantren Ramadan Virtual Universotas Muslim Indonesia (UMI) memasuki hari ke dua.

UMI
Pesantren Ramadan Virtual Universotas Muslim Indonesia (UMI) memasuki hari ke dua 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pesantren Ramadan Virtual Universotas Muslim Indonesia (UMI) memasuki hari ke dua.

Kali ini, kegiatan yang merupakan tradisi tahunan UMI ini menghadirikan Ketua Pengawas Yayasan Wakaf UMI, Prof. Dr. H Syahrir Mallongi.

Dalam pemaparannya, Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UMI itu menjelaskan banyak hal terkait amalan-amalan yang baik selama menjalankan ibadah puasa di Bulan Ramadan.

"Ada dua amalan pokok yang dapat menghiasi bulan Ramadan, yakni salat, zakat, sedekah, dan lain sebagainya," ujarnya, Kamis (15/4/2021).

"Serta amalan yang bersifat menahan diri, misalnya puasa dan menjaga diri dari hal-hal yang menyebabkan puasa terganggu," jelasnya

Selain amalan, peserta yang terpantau interaktif ini juga membahas persoalan tradisi masa lalu di saat Bulan Ramadan. 

Cerita soal 'Kelambu' misalnya. Salah seorang peserta, Abdul Hamid, memberikan tanggapan penceramah perihal Kelambu tersebut.

"Tradisi orang tua dulu yang menyatakan lebih baik tinggal di dalam 'kelambu' ketika bulan Ramadan tiba. Hal ini dimaksudkan agar terhindar dari berbagai macam godaan yang dapat mengganggu kekhusyukan dalam berpuasa dan beribadah lainnya," kata Abdul Hamid.

Host kegiatan ini adalah Kepala LPDKI UMI Dr. Ishaq Shamad, M.A, dan Kepala Humas UMI Dr. H Nurjannah Abna, Ishaq Shamad menyebutkan, paradigrma masa lalu perlu dirubah agar terhindar dari sesuatu yang negatif.

"Di sinilah pentingnya mengubah paradigma umat, dari pandangan masa lalu terkait dengan berdiam diri dan menghindari keramaian selama berpuasa," katanya

Halaman
12
Penulis: Andi Muhammad Ikhsan WR
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved