Tukang Ojek Ditembak KKB

Isak Tangis Sambut Kedatangan Jenazah Udin, Tukang Ojek Asal Barru Ditembak KKB

Muhammad Rusli, teman korban, mengaku telah menunggu kedatangan jenazah Udin sejak sore.

Penulis: Darullah | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN TIMUR/DARULLAH
Kediaman Udin (41), tukang ojek yang tewas ditembak KKB di Papua ramai didatangi kerabat dan sanak keluarga. Kedatangan jenazah Udin yang terbungkus peti, disambut isak tangis para sanak keluarganya, Kamis (15/4/2021) malam.  

TRIBUNBARRU.COM, BARRU - Kediaman Udin (41), tukang ojek yang tewas ditembak KKB di Papua ramai didatangi kerabat dan sanak keluarga.

Kedatangan jenazah Udin yang terbungkus peti, disambut isak tangis para sanak keluarganya, Kamis (15/4/2021) malam. 

Terpantau oleh Tribuntimur.com, keluarga dan kerabat korban silih bergantian melayat. 

Bahkan kerabatnya ada yang telah menunggu kedatangan jenazah Udin sejak sore tadi.

Muhammad Rusli, teman korban, mengaku telah menunggu kedatangan jenazah Udin sejak sore.

"Saya sudah sejak sore tadi menunggu disini, karena saya perkirakan akan tiba disini sekara Magrib," katanya.

"Udin ini adalah teman seperjuangan saya di Papua," ujarnya.

Selain kerabat dan keluarganya, terpantau oleh Tribuntimur.com turut hadir Wakil Bupati Barru Aska Mappe dan Camat Tanete Rilau Akmal serta segenap tokoh masyarakat turut menyambut kedatangan jenazah Udin.

Kampung halaman Udin tepatnya di Bujung Awo atau Bawo, Desa Lalabata, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan.

Jenazah Udin tiba di kampung halaman, sekira pukul 20.30 Wita.

Jenazah Udin diberangkatkan ke Bandara Sultan Hasanuddin Makassar menggunakan pesawat Sriwijaya Air.

Penembakan terhadap Udin ini terjadi kemarin, Rabu 14 April, sekira pukul 13.05 Wita.

Kejadiannya yaitu di Kampung Eromaga, Distrik Omukia, Kabupaten Puncak, Papua.

Udin tertembak oleh KKB pada saat usai mengantar penumpang ojeknya kemarin.

Udin tertembak dua kali, yang pertama luka tembak di bagian dada kanan tembus punggung.

Selain itu, Udin juga mengalami luka tembak pada pipi bagian kirinya.

Ulah KKB semakin brutal, sebelumnya menembak mati seorang guru lalu membakar sekolah. Kali ini menembak mati warga pendatang.

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved