Breaking News:

Tribun Ramadan

Antisipasi Balapan Liar, Polisi Bubarkan Kerumunan Pengendara di Majene

Aparat Kepolisian membubarkan kerumunan pengendara motor dan remaja disejumlah titik di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar)

Polres Majene
Aparat Kepolisian membubarkan kerumunan pengendara motor dan remaja di sejumlah titik di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), Kamis (1542021). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAJENE - Aparat Kepolisian membubarkan kerumunan pengendara motor dan remaja disejumlah titik di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), Kamis (15/4/2021) pagi tadi.

Upaya itu dilakukan untuk mengantisipasi aksi balapan liar yang kerap dilakukan para remaja di bulan suci Ramadhan selepas salat Subuh.

"Kami suruh pulang ke rumahnya masing masing," kata Kepala Bagian (Kabag) Operasional Polres Majene, AKP Ujang Saputra.

Menurut AKP Ujang Saputra, patroli untuk mengantisipasi aksi balapan liar rutin di laksanakan selama bulan Ramadhan.

Karena masyarakat khususnya dikalangan remaja  seringkali dijadikan moment balapan liar baik menjelang berbuka maupun selepas sholat subuh.

Meski telah dihimbau dan diingatkan berkali-kali kata dia tetap masih banyak melakukan balapan dengan mencuri-curi kesempatan

Dia mengatakan bagi pengendara yang ditemukan balapan liar bakal disita aparat Kepolisian.

Kendaraannya bakal dikandangkan selama bulan suci ramadhan.

Tujuannya adalah untuk memberikan efek jera bagi pengendara tidak melakukan aksi balapan liar.

Aksi balapan liar, menurut Kabag Ops, tidak hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga menganggu ketenganan masyarakat lain

"Mestinya bulan Ramadan ini kita jaga dengan fokus ibadah, bukan malah merusaknya dengan hal-hal yang tidak bermanfaat bahkan mengancam keselamatan jiwa," sebutnya.

Sebelumnya Satuan Lalulintas Kepolisian Resor Majene melakukan pemusnahan ratusan knalpot racing atau tidak standar , Senin (12/4/2021)

Pemusnahan  berlangsung di halaman Mapolres Majene sekitar pukul 10.00 pagi dipimpin langsung Kapores AKBP Irawan Banuaji.

Total knalpot yang dimusnahkan  ada sekitar 256 unit.

Ratusan knalpot itu dihancurkan dengan cara menggunkan alat berat. (*)

Penulis: Hasan Basri
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved