Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Bom di Gereja Makassar

Densus 88 Tangkap MY Terduga Teroris di Aksi Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar, Siapa Dia?

Densus 88 tangkap MY terduga teroris di aksi bom bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar, siapa dia?

Editor: Edi Sumardi
TRIBUN TIMUR/MUSLIMIN EMBA
Suasana di sekitar lokasi bom bunub diri Gereja Katedral Jl Kajaolalido, Kecamatan Ujung Pandang, Makassar, Minggu (28/3/2021) siang. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Densus 88 tangkap MY terduga teroris di aksi bom bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar, siapa dia?

Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Polri menangkap lagi satu orang teroris yang berkaitan dengan aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar.

Polisi menangkap MY pada Selasa (13/4/2021).

"Tim Densus kembali melakukan penangkapan terhadap satu tersangka teroris atas nama MY," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes (Pol) Ahmad Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (14/4/2021).

Ramadhan menjelaskan, MY juga merupakan bagian dari jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang mengikuti kelompok kajian "Villa Mutiara".

Sebelumnya, polisi menyampaikan telah menangkap enam teroris di Kota Makassar dan Kabupaten Gowa yaitu J, D, MS, S, AL, W, dan S.

"Sehingga pada Selasa kemarin, tim Densus 88 berhasil menangkap tujuh tersangka teroris," tuturnya.

Ramadhan menyatakan, dengan penangkapan itu, maka hingga hari ini sudah ada 31 tersangka teroris yang diamankan polisi pasca-bom bunuh diri di Makassar.

"Pasca-bom bunuh diri di Gereja Katedral, Densus 88 berhasil mengamnkam 31 tersangka teroris di Makassar dan sekitarnya," kata dia.

Total 31 sudah ditangkap

Total ada 31 tersangka teroris yang ditangkap.

Ramadhan mengatakan, sebanyak 31 tersangka teroris itu ditangkap di Kota Makassar dan sekitarnya.

"Pasca-bom bunuh diri di Gereja Katedral, Densus 88 berhasil mengamankan 31 tersangka teroris di Makassar dan sekitarnya," kata Ramadhan.

Penangkapan terkini dilakukan pada Selasa (13/4/2021) dengan total tujuh tersangka berhasil ditangkap.

"Ini semuanya masih dalam kelompok Villa Mutiara dan kelompok berafiliasi jaringan terorisme JAD," tuturnya.

Peristiwa pengeboman bunuh diri di Gereja Katedral Makassar itu sendiri terjadi pada Minggu (28/3/2021).

Dua pelaku, L dan YSF, tewas di lokasi.

Selain itu, juga ada korban luka-luka.(*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved