Breaking News:

Tribun Enrekang

Pemkab Enrekang Rasionalisasi Anggaran Rp 55 M untuk Penanganan Covid-19 Tahun Ini

Wabah Covid-19 masih memberi dampak signifikan dalam perencanaan kegiatan di Kabupaten Enrekang tahun 2021 ini.

TRIBUN-TIMUR.COM/MUH ASIZ ALBAR
Sekretaris Daerah Pemkab Enrekang, H Baba 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Wabah Covid-19 masih memberi dampak signifikan dalam perencanaan kegiatan di Kabupaten Enrekang tahun 2021 ini.

Total Pemkab Enrekang harus melakukan recofusing anggaran senilai Rp 55 miliar akibat efek pandemi Covid-19.

Hal itu dibenarkan oleh Sekretaris Daerah Pemkab Enrekang, H Baba saat dikonfirmasi TribunEnrekang.com, Selasa (13/4/2021).

Menurutnya, anggaran yang direcofusing itu meilputi berbagai program kegiatan yang dianggap belum terlalu penting untuk dilakukan tahun ini senilai Rp 39 miliar.

Sementara anggaran Rp 16 miliar merupakan potongan langsung dari Dana Alokasi Umum (DAU) di pusat.

"Total recofusing anggaran kita tahun ini adalah Rp 55 miliar. DAU kita dipotong Rp 16 miliar itu belanja pegawai dan bepanja pembangunan," kata H Baba.

Ia menjelaskan, hasil revofusing anggaran tersebut sebanyak Rp 39 miliar dialokasikan langsung ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Enrekang.

Anggaran itu untuk penanganan Covid-19 untuk operasional Satgas Kabupaten, kecamatan dan kelurahan.

Termasuk pula anggaran tersebut meliputi distribusi dan pengamanan vaksin.

Sementara anggaran untuk pembelian vaksin sendiri tidak dibebankan ke APBD melainkan dibayarkan langsung oleh Pemerintah Pusat melalui APBN.

Halaman
12
Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved