Tribun Mamasa
Batasi Jumlah Jamaah, Masjid Agung Mamasa Perketat Protokol Kesehatan Selama Ramadhan
Masjid Agung Nurul Yaqin Mamasa akan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) secara ketat selama pelaksanaan shalat tarawih.
Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Sudirman
TRIBUNMAMASA.COM - Masjid Agung Nurul Yaqin Mamasa akan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) secara ketat selama pelaksanaan shalat tarawih.
Hal itu diungkapkan Ketua Pengurus Masjid Agung Mamasa, Abdul Hafid, Senin (12/4/2021).
Abdul Hafid menjelaskan, untuk pelaksanaan shalat tarwih dan rangkaian ibadah ramadhan, pihaknya mengikuti surat edaran Kementerian Agama.
Yaitu tetap menerapkan protokol kesehatan dengan memperhatikan pengaturan jarak.
Pengurus masjid juga akan menggunakan tiga lantai di Masjid Agung sebagai tempat pelaksanaan shalat.
Hal itu bertujuan untuk menghindari kerumunan dengan mengedepankan penerapan physical distancing.
Apalagi setiap bulan ramadhan, Masjid Agung selalu dipadati jamaah untuk melaksanakan shalat tarawih.
"Untuk mengantisipasi membludaknya jamaah, kami bersama panitia telah bekerja maksimal," katanya.
Peserta shalat tarwih tidak lebih 50 persen dari jumlah jemaah yang berada di dalam ruangan.
Selain shalat tarwih, di Masjid Nurul Yaqin Mamasa juga sering dilakukan buka bersama.
Buka puasa bersama akan tetap dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat.
"Seperti tahun kemarin saat bulan suci ramadan, jemaah menggelar pasar ramadan di depan masjid," ujarnya.
Kata dia, sebagai penanggungjawab pihaknya telah meminta izin kepada pemerintah daerah agar tetap ada.
Hanya saja, tetap memperhatikan protokol kesehatan dan tidak mengganggu fasilitas umum lainnya.
Sekedar diketahui, Kementerian Agama (Kemenag) baru akan menggelar sidang isbat atau penetapan awal Ramadhan 1442 H pada Senin, 12 April 2021
Laporan wartawan @sammy_rexta
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/masjid-agung-nurul-yaqin-mamasa.jpg)