Breaking News:

Tribun Bantaeng

Marak Prostitusi Online, Dinas PMD PPPA Bantaeng Bentuk Gugus Tugas Trafficking

Tim tersebut nantinya bakal bertugas melakukan pemantauan disetiap penginapan-penginapan di Bantaeng.

TRIBUN TIMUR/ACHMAD NASUTION
Kepala Bidang PPPA, Dinas PMD PPPA Kabupaten Bantaeng, Siti Ramlah. 

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Perdagangan manusia rawan terjadi di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan.

Untuk mengatasi hal itu Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PMD PPPA) Kabupaten Bantaeng membentuk Gugus Tugas Trafficking.

Tim tersebut nantinya bakal bertugas melakukan pemantauan disetiap penginapan di Bantaeng.

Pasalnya, dengan banyaknya penginapan di Bantaeng aktivitas perdagangan manusia sangat rawan terjadi.

"Saya sampaikan untuk berhati-hati dengan banyaknya tempat persinggahan kita harus segera membentuk Gugus tugas Trafficking," kata Kepala Bidang PPPA, Dinas PMD PPPA Bantaeng, Siti Ramlah, kepada TribunBantaeng.com, Minggu, (11/4/2021).

Dalam pembentukan tim Gugus tugas Trafficking itu, pihak PMD PPPA bakal menggandeng Dinas Sosial untuk ikut tergabung.

Saat ini sementara dalam proses pembentukan tim. Ramlah, memastikan bahwa dalam waktu dekat ini tim sudah terbentuk.

"Jadi saya komunikasi dengan kadis sosial untuk membentuk gugus tugas Trafficking, ini sementara kami membuat SK nya kemudian forumnya Insya Allah dalam waktu dekat," ujarnya.

Diketahui, perdagangan manusia sudah terjadi di Kabupaten Bantaeng yang kini telah diungkap oleh pihak Polres Bantaeng beberapa waktu lalu.

Kasus yang diungkap itu terkait prostitusi online melalui aplikasi Michat yang dilakukan di salah satu hotel di Bantaeng.

Halaman
12
Penulis: Achmad Nasution
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved