Tribun Bantaeng

Kronologi Pencuri Tabung Gas di Bantaeng Ditangkap Warga Saat Beraksi

Seorang warga di Kabupaten Bantaeng tertangkap basah saat beraksi mencuri tabung gas elpiji tiga kilogram.

Penulis: Achmad Nasution | Editor: Sudirman
ist
Tabung gas yang dijual salah satu pengecer di Kabupaten Bantaeng 

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Seorang warga di Kabupaten Bantaeng tertangkap basah saat beraksi mencuri tabung gas elpiji tiga kilogram.

Pelaku adalah J alias K (27). Ia melancarkan aksinya disebuah warung kelontongan di jalan Durian, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng pada Kamis, (8/4/2021) malam.

Kanit Reserse Polsek Bantaeng, Ipda Abdul Karim menjelaskan, pelaku awalnya hanya ingin mengambil satu tabung.

Namun ternyata pemilik warung mengikat semua tabung gas miliknya yang berjumlah lima buah menggunakan rantai besi.

Melihat situasi aman, dia ingin membawa kabur semua tabung tersebut.

"Dia awalnya hanya ambil satu tabung tapi terantai lima tabung jadi dia angkat kelimanya," kata Karim kepada TribunBantaeng.com, Minggu, (11/4/2021).

Saat melancarkan aksinya, lima tabung yang ingin dibawa kabur itu berat untuk diangkat sendiri.

Aksi J ketahuan saat pemilik tabung gas mendengar suara tabung yang akan diangkat dari tokonya.

Alhasil, pemilik warung langsung keluar dan saat itu melihat J mencoba membawa kabur lima buah tabung gas.

"Sementara dia angkat kedengaran sama yang punya akhirnya keluar," ujarnya.

Sontak pemilik warung langsung berteriak untuk meminta pertolongan dan akhirnya warga sekitar datang.

J kemudian ditangkap oleh warga dan langsung dibawa ke Polsek Bantaeng untuk diproses secara hukum.

Menurut Karim, aksi pencurian yang dilakukan masuk dalam tindak pidana ringan.

Sebab, nilai materil dari barang yang hendak dicuri pelaku hanya senilai Rp 925.000-,.

Sementara yang masuk dalam tindak pidana berat dalam kasus pencurian nilai materil yang dicuri harus di atas Rp 2,5 juta.

"Jadi begini tabung harganya Itu Rp. 185.000 per kg kali lima Rp 925.000. Sedangkan untuk ditindaklanjuti itu kita mengacu pada Peraturan Mahkamah Agung nomor 2 tahun 2012 nilai materilnya nanti 2,5 juta ke atas baru masuk tindak pidana pencurian berat," tuturnya.

Dikatakan, hukuman dalam tindak pidana ringan diancam dengan penjara paling lama tiga bulan atau denda sebanyak-banyaknya Rp 7.500-,.

"Kalau kasus ini masuk dalam Tipiring (Tindak Pidana Ringan) atau pencurian ringan. Ancaman Tipiring itu tiga bulan penjara," tambahnya.

Laporan wartawan TribunBantaeng.com, Achmad Nasution

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved