Breaking News:

Tribun Bulukumba

Bertahun-tahun Mandek, Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Kapal di Bulukumba Mulai Disidangkan

Kasus dugaan korupsi pengadaan Kapal Penangkap Ikan 30 GT, di Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bulukumba, mulai disidangkan.

ist
Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulukumba, Andi Thirta Massaguni 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Kasus dugaan korupsi pengadaan Kapal Penangkap Ikan 30 GT, di Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bulukumba, mulai disidangkan.

Kasus ini telah mandek bertahun-tahun  setelah diproses oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Bulukumba 2013 silam.

Pengadaan bantuan kapal nelayan ini dianggarkan pada tahun 2012.

Ada dua tersangka dalam kasus ini, yakni Mantan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Bulukumba H Muh Sabir, dan juga H Arifuddin.

Namun, H Arifuddin yang saat itu menjabat sebagai direktur PT Phinisi Semesta Bulukumba, hingga kini masih berstatus Daftar Pencarian Orang alias DPO.

Dari data Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri (PN) Makassar, sidang perdana kasus ini sudah dilakukan pada Kamis (8/4/2021) lalu.

Agenda sidang perdana yakni pengajuan eksepsi dari terdakwah.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Bulukumba, Andi Thirta Massaguni, membenarkan hal tersebut.

"Iya benar (sudah sidang), dengan agenda terdakwah mengajukan eksepsi," kata Andi Thirta, Minggu (11/4/2021).

Namun, Andi Thirta memilih untuk tidak berkomentar banyak, ia hanya meminta untuk menunggu hasil persidangan.

Halaman
123
Penulis: Firki Arisandi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved