Breaking News:

Meryasti Tangke Padang Ditangkap

Sosok Meryasti Tangke Padang Terpidana KMK Fiktif Bank Sulselbar, Sudah Beberapa Kali Nikah

Meryasti Tangke Padang (32) salah seorang terpidana kasus korupsi Kredit Modal Kerja (KMK) fiktif merugikan negara Rp 41 miliar di Bank Sulselbar

Penulis: Nurhadi | Editor: Suryana Anas
Kasi Penkum Kejati Sulsel
DPO Terpidana Perkara Bank BPD Sulselbar, Cabang Pasangkayu Merry Yasti Tangkepadang, berhasil diamankan di Depok Jawa Barat, setelah buron selama 11 tahun 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Meryasti Tangke Padang (32) salah seorang terpidana kasus korupsi Kredit Modal Kerja (KMK) fiktif yang merugikan negara Rp 41 miliar di Bank BPD Sulselbar Cabang Pasangkayu, pelariannya berakhir setelah menjadi buron selama 11 tahun.

Ia ditangkap oleh Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejati Sulbar dalam kamar kosnya di daerah Depok, Jawa Barat, Jumat (9/4/2021) sekira pukul 21.30 WIB.

Meryasti Tangke Padang merupakan satu dari 18 orang terpidana dalam kasus korupsi berjamaah tersebut.

Kasus ini berawal  13 November 2007.

Total kerugian Negara dari perbuatannya itu sebesar Rp 41.184.067.500 berdasarkan hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel).

Sosok Meryasti Tangke Padang

Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulbar, Amiruddin, mengungkapkan, Meryasti Tangke Padang hanya seorang wiraswasta di Kabupaten Pasangkaya.

"Dia itu (Meryasti Tangke Padang) hanya seorang wiraswasta bisa di Pasangkayu saat itu,"katanya.

Menurut Amiruddin, Meryasti terlibat membuat Surat Perjanjian Kontrak (SPK) fiktif untuk mendapatkan dana miliaran dari Bank BPD Sulselbar, dalam kasus korupsi berjamaah tersebut dengan.

"Dia membuat kontrak fiktif seakan-akan dia punya pekerjaan, kemudian dia jaminkan ke bank, begitu modusnya,"jelasnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved