Breaking News:

Sosok Meryasti Tangke, Korupsi Rp 41 Miliar dan Buron 11 Tahun, Kini Ditangkap dan Alami Hal Ngeri

Inilah sosok Meryasti Tangke Padang, korupsi Rp 42 miliar yang kabur 11 tahun. Kini sang buronan tertangkap di kamas kost di Depok. Kini alami hal me

Editor: Rasni
Tribun Jakarta
Sosok Meryasti Tangke, Korupsi Rp 41 Miliar dan Buron 11 Tahun, Kini Ditangkap dan Alami Hal Ngeri 

TRIBUN-TIMUR.COM - Inilah sosok Meryasti Tangke Padang, korupsi Rp 42 miliar yang kabur 11 tahun.

Kini sang buronan tertangkap di kamaR kost di Depok. Kini alami hal mengerikan yakni hukuman penjara beberapa tahun.

Penangkapan buronan 11 tahun itu bisa terlaksana atas kerjasama Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat bersama Kejaksaan Negeri Depok.

Tidak ada perlawanan dari wanita 31 tahun itu, makanya tak ada kesulitan pada proses penangkapannya.

Kronologi penangkapan Meryasti, berawal dari suksesnya penyamaran Alfa Dera dan Dimas Praja dari bidang Intelijen dan Pidana Khusus Kejari Depok.

Dikutip tribuntimur dari TribunJakarta , penangkapan dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat, Johny Manurung, Meryasti ditangkap di dalam kamar kosnya di kawasan Pekapuran, Tapos, Kota Depok. 

Asisten Intel Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat, Irvan Samosir, menjelaskan, pelaku melakukan tindak pidana korupsi dengan cara membuat SPK (Surat Perintah Kerja) fiktif pada Bank Sulselbar cabang Pasangkayu.

"Dengan cara bersama-sama 10 orang, dan sudah berhasil kami amankan tujuh orang dan kami masih ada tiga orang lagi yang sedang dicari," kata Irvan di lokasi penangkapan, Jumat (9/4/2021) malam.

"Kerugian Rp 41 miliar, sudah selama 11 tahun dan yang bersangkutan sudah kami kejar," timpalnya lagi.

Selama 11 tahun pelariannya, Irvan menturkan bahwa pelaku juga terus berpindah dari satu daerah ke daerah yang lainnya.

"Dia ke Palu, dari Palu dia ke Kabupaten Poso, selanjutnya dia ada di  Kota Depok," katanya.

Terakhir, Irvan mengatakan bahwa proses hukum Meryasti sudah diputuskan di pengadilan, dengan vonis empat tahun penjara.

"Ini sudah putus dari Pengadilan Tinggi Sulsawesi Selatan dan kami akan mengeksekusinya segera, divonis empat tahun penjara. Tetap posisinya kami akan laksanakan putusan," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved