Breaking News:

Tribun Sinjai

Umat Islam Sinjai Sulsel Boleh Salat Tarwih Berjamaah Asalkan Jumlah Orang 50 Persen Dalam Masjid

Pemerintah Kabupaten Sinjai memperbolehkan umat Islam melaksanakan salat tarwih di masjid dalam Ramadan 1442 Hijriah.

tribun timur/samsul bahri
Masjid Agung Nujumul Ijtihad Sinjai juga mempersiapkan Salat Tarwih berjamaah di Jl Persatuan Raya, Sinjai Utara, Sinjai, Sulawesi Selatan, Jumat (9/4/2021). Pengelola masjid ini sedang mempersiapkan menyambut Ramadan 1442 Hijriah. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SINJAI- Pemerintah Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan sudah memperbolehkan masyarakat Islam melaksanakan salat tarwih di masjid atau musala pada Ramadan 1442 Hijriah Tahun 2021 ini.

Keputusan Pemerintah Kabupaten Sinjai berdasarkan keputusan pemerintah pusat di Jakarta yang membolehkan umat Islam menyelenggarakan ibadah salat tarwih di masjid di Indonesia.

"Pada Ramadan tahun ini ummat Islam di Sinjai sudah dibolehkan melaksanakan salat tarwih di masjid atau musala," kata Sekretaris Satgas Covid-19 Sinjai, Budiaman, Jumat (9/4/2021).

Baca juga: Tiga Nelayan Asal Sinjai Belum Ditemukan di Laut NTT,Istri Korban Harap Suaminya Pulang Sambut Puasa

Baca juga: Pertumbuhan Ekonomi Meningkat di Sinjai, Andi Seto Dapat Pengharagaan dari Pemprov Sulsel

Hanya saja meski sudah diizinkan untuk menyelenggarakan salat tarwih di masjid atau musala, oleh Satgas Covid di Sinjai tetap mewajibkan para jamaah melaksanakan protokol kesehatan di masjid.

"Jadi tetap kita minta masyarakat masjid untuk menerapkan protokol kesehatan di masjid," katanya.

Misalnya hanya 50 persen jamaah masjid dari total 100 persen jamaah dari kapasitas masjid itu yang diperbolehkan.

Selanjutnya setiap jamaah diharuskan tetap menjaga jarak dan menggunakan masker seperti biasanya di masa pandemi covid ini.

Pengelola masjid juga wajib menyiapkan jamaan sanitizer atau atau alat cuci tangan bagi jamaah.

Dan setiap ruangan yang digunakan masjid diharuskan selalu bersih setiap hari termasuk mimbar.

Sebab setiap hari dipenuhi jamaah. Sehingga pengelola masjid diharapkan menjaga kebersihan itu dengan menggunakan pembersih pembunuh kuman, jelas Budiaman.

Sedang bagi masyarakat yang mengetahui dirinya sedang memiliki gejala virus covid maka diminta untuk tidak ke masjid.

Tujuannya agar penyebaran virus tersebut tidak menjangkiti jamaah lainnya.

Meski saat ini penderita covid di Sinjai terus mengalami penurunan tetapi setiap individu diminta untuk tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan.

Saat ini jumlah penderita pasien covid yang masih menjalani perawatan sebanyak 81 orang. Sedang yang berhasil sembuh 2.674 orang dari total 2.774 orang yang positif corona.

Saat ini sejumlah pengelola masjid sedang melakukan sejumlah pembenahan persiapan menyambur Ramadan di masjid masing-masing seperti yang terlihat di Kecamatan Sinjai Selatan dan Tellulimpoe. (*)

Baca juga: Izinkan Sekolah Tatap Muka, Satgas Covid-19 Tegur Kemenag Sinjai

Baca juga: Curhat Kepala BPBD Sinjai Budiaman, Sudah Setahun Pemprov Sulsel Cuekin Permohonan Bantuan Bencana

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Muh Hasim Arfah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved