Breaking News:

Formaster Sulselbar

Formaster Sulselbar Malang Gelar Sharing Season, Bahas Realitas & Masa Depan Perpustakaan Indonesia

Formaster Sharing Season #1 mengusung tema "Mendaras Ilmu Perpustakaan: Rekonstruksi Spirit Pemustaka dan Masa Depan Pustakawan di Era Keberlimpahan".

dok formaster
Formaster Sulselbar menggelar seminar dalam jaringan bertajuk Formaster Sharing Season #1, melalui aplikasi zoom meeting pada Kamis, 8 April 2021. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Forum Mahasiswa Magister Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat-Malang atau disingkat Formaster Sulselbar menggelar seminar dalam jaringan bertajuk Formaster Sharing Season #1, melalui aplikasi zoom meeting pada Kamis, 8 April 2021.

Formaster Sharing Season #1 mengusung tema "Mendaras Ilmu Perpustakaan: Rekonstruksi Spirit Pemustaka dan Masa Depan Pustakawan di Era Keberlimpahan".

Formaster Sulselbar adalah organisasi bagi mahasiswa asal Sulsel dan Sulbar yang sedang menjalani studi program magister di Kota Malang.

Formaster Sulselbar menggelar seminar dalam jaringan bertajuk Formaster Sharing Season #1, melalui aplikasi zoom meeting pada Kamis, 8 April 2021.
Formaster Sulselbar menggelar seminar dalam jaringan bertajuk Formaster Sharing Season #1, melalui aplikasi zoom meeting pada Kamis, 8 April 2021. (dok formaster)

Pengurus Formaster Sulselbar-Malang periode 2020-2021 menunjuk Wakil Dekan I Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin Makassar Dr Andi Ibrahim sebagai pemateri.

Andi Ibrahim yang juga Ketua Asosiasi Dosen Ilmu Perpustakaan se-Indonesia sebagai pemantik atau pembicara tentang bagaimana realitas perpustakaan, pustakawan, dan pemustaka di Indonesia, khususnya di wilayah Indonesia bagian timur.

"Jadi, kami mengusung tema perihal perpustakaan untuk menjadi perbincangan pada Formaster Sharing Season seri pertama ini," ungkap Ketua Umum Formaster Sulselbar-Malang, Deni Indrawan.

"karena kami anggap bahwa hal tersebut menjadi salah satu entitas yang menentukan peradaban pendidikan di Indonesia," tambah Deni.

Sementara itu, Andi Ibrahim selaku pakar ilmu dan pegiat perpustakaan mengajak seluruh peserta menyuarakan dan mengawal kepada pihak yang bersangkutan untuk memberikan atensi terkait kondisi perpustakaan di Indonesia.

"Perlu kita ketahui bahwa peneliti dari luar Indonesia yang paling pertama ia pastikan sebelum masuk ke wilayah kita adalah kondisi perpustakannya," kata Andi Ibrahim.

"Perpustakaan menjadi penentu kualitas pendidikan di Indonesia. Saya siap jihad agar perpustakaan kita mendapat perhatian penuh," jelasnya.

Selain itu, kata Ibrahim, perpustakaan menjadi aspek yang wajib mendapatkan perhatian.

Pasalnya disiplin ilmu tersebut menjadi salah satu program studi yang banyak diminati masyarakat yang hendak melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi.

"Jadi ilmu perpustakaan ini sangat diminati oleh generasi kita, sehinga kita semua dan tentunya pihak pemerintah sudah saatnya memikirkan bagaimana masa depan pustakawan," ujarnya.

"Dan bagaimana pemustaka dapat mengakses perpustakaan yang ada dengan mudah dan menyenangkan," terang Dosen yang diketahui aktif menulis buku dan melakukan penelitian itu.

Diketahui, Formaster Sharing Season #1 dihadiri ratusan peserta dari berbagai kalangan, yakni dosen, guru sekolah, pegiat perpustakaan, dan mahasiwa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. (*)

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved