Breaking News:

Tribun Enrekang

Dua Yayasan di Enrekang Jadi Korban Penipuan, Pelaku Catut Nama Kapolres

Dua Lembaga Sosial di Kabupaten Enrekang baru-baru ini terpaksa harus kehilangan dana jutaan rupiah akibat kena tipu.

TRIBUN-TIMUR.COM/MUH ASIZ ALBAR
Kantor Yayasan Panti Asuhan Al Mukhlisin Sudu, Kabupaten Enrekang. 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Dua Lembaga Sosial di Kabupaten Enrekang baru-baru ini terpaksa harus kehilangan dana jutaan rupiah akibat kena tipu.

Dua lembaga itu tertipu oleh penelpon gelap yang berkedok seolah-olah sebagai penyandang dana.

Dua Lembaga sosial tersebut adalah Panti Asuhan Al Mukhlisin, Sudu dan Pondok Pesentren Darul Arqam Muhammadiyah, Cece, Desa Sumillan, Kecamatan Alla, Kabupaten Enrekang.

Modus penipuan yang dialami kedua yayasan tersebut hampir sama.

Pembina Panti Asuhan Al Mukhlisin Sudu, Hj. Tima mengaku penipuan yang dialaminya awalnya terjadi pada Minggu 28 Maret 2021 lalu.

Di mana saat itu seseorang menghubungi dan menyebut dirinya sebagai Kapolres Enrekang.

Bahkan, penelpon tersebut mengirim foto Kapolres Enrekang melalui aplikasi Whatsup, Hj. Tima.

Sehingga dirinya yakin jika yang menghubunginya benar-benar adalah Kapolres Enrekang.

"Malam Minggu sekitar jam 8 saya ditelpon, dia bilang saya Kapolres. Terus dia tanya apa kebutuhannya anak-anak disini. Jadi saya bilang kalau anak-anak disini banyak kebutuhannya. Saya yakin sekali karena ada fotonya Kapolres dia kirim," kata Hj. Tima, Kamis (8/4/2021).

Sekitar pukul 21.00 malam itu, pelaku kembali menelfon Hj Tima.

Halaman
1234
Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved