Breaking News:

Tribun Enrekang

Bupati Enrekang Ikuti Rapat MCP Bersama KPK

Bupati Enrekang, Muslimin Bando mengikuti Rapat Monitoring Control for Prevention (MCP) KPK Sosialisasi Area Intervensi Perencanaan

Pemkab Enrekang
Bupati Enrekang, Muslimin Bando mengikuti Rapat Monitoring Control for Prevention (MCP) KPK Sosialisasi Area Intervensi Perencanaan dan Penganggaran APBD serta Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ), secara daring. 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Bupati Enrekang, Muslimin Bando mengikuti Rapat Monitoring Control for Prevention (MCP) KPK Sosialisasi Area Intervensi Perencanaan dan Penganggaran APBD serta Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ), secara daring.

Rapat yang digelar di Kantor Gubernur Sulsel ini, dibuka oleh Sekprov Sulsel Abdul Hayat Gani, Kasatgas Pencegahan Direktorat Koordinasi Wilayah IV KPK Niken Ariati.

Acara disimak secara daring oleh empat Pemerintah Provinsi se-Sulawesi, dan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Sulawesi. 

Bupati MB mengatakan, rapat tersebut diikuti untuk meningkatkan sinergitas program pemberantasan korupsi terintegrasi dengan KPK

"Karena itu saya juga menginstruksikan agar rapat diikuti secara seksama oleh OPD terkait. Seperti sekda, inspektorat, Bappeda, dan BPKAD," jelas MB, Kamis (8/4/2021).

OPD tersebut, kata Bupati, perlu mengetahui pedoman pelaporan dan pengisian dokumen kelengkapan capaian aksi pencegahan korupsi pemerintah daerah tahun 2021.

Bupati menegaskan, dua area intervensi MCP yakni penganggaran APBD dan PBJ harus sesuai kebutuhan masyarakat.

Selain itu harus pula dipastikan tidak jadi lahan korupsi. 

Bupati mengurai indikator keberhasilan dalam perencanaan dan penganggaran APBD ada 4.

Empat standar yaitu, Standar satuan Harga (SSH), Analisis standar biaya (ASB) dan Harga Satuan Pokok Kegiatan (HSPK), Penganggaran APBD serta Pengendalian dan pengawasan. 

Halaman
12
Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved