Breaking News:

Kapal Nelayan Tenggelam

Tenggelam di Nusa Tenggara Timur, 3 ABK Asal Tongke-Tongke Sinjai Belum Ditemukan

Tiga Anak Buah Kapal (ABK) KM Brasil asal Desa Tongke-Tongke, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, belum ditemukan

TRIBUN-TIMUR.COM/SAMBA
Keluarga korban Amiruddin di Desa Tongke-Tongke, Kecamatan Sinjai Timur, Sinjai sore tadi, Rabu (7/4/2021) 

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI TIMUR- Tiga Anak Buah Kapal (ABK) KM Brasil asal Desa Tongke-Tongke, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, belum ditemukan, Rabu (6/4/2021).

Ketiganya tenggelam di perairan Kabupaten Sawu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT)

Kapal tersebut berlayar dari Sinjai pada 26 Maret tahun 2021 lalu dengan tujuan Nusa Tenggara Timur.

Dan saat di perairan Sawu Raijua mereka sedang mencari ikan tongkol pada Senin (5/4/2021).

Saat mereka mencari ikan, para ABK kapal tersebut mendapatkan informasi melalui radio monitor dari petugas Syahbandar di Pulau Jawa jika akan terjadi cuaca buruk di wilayah itu.

Mendengar kabar itu, Nahkoda KM Brasil Amiruddin menepi di pantai pulau tersebut.

Tak lama kemudian setelah menepi di pantai pulau tersebut, tiba-tiba muncul gelombang tinggi di sekitar pulau itu dan menerjang kapal Amiruddin.

" KM Brasil diterjang gelombang tinggi tujuh meter saat menepi di pulau itu. Kapal hancur dan Amiruddin bersama dua ABK lainnya hilang sampai saat ini," kata Fatmawati, keluarga Amiruddin yang ditemui Tribun Sinjai.Com di Tongke-tongke sore tadi.

Kedua ABK lainnya yang sampai saat ini belum ditemukan di laut Kabupaten Sawu Raijua, Nusa Tenggara Timur adalah Ifar dan Majid.

KM Brasil saat ini sedang mengalami kerusakan berat di laut tersebut dan tidak dapat lagi diselamatkan.

Halaman
12
Penulis: Samsul Bahri
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved