Breaking News:

Tribun Bantaeng

Dampak Abrasi, Mayat Hilang di Pemakaman Desa Biangkeke Bantaeng

Beberapa bulan lalu abrasi sempat terjadi di Desa Baruga, Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng yang merusak pemukiman dan rumah warga.

ist
Pemakaman di Dusun Bombong, Desa Biangkeke, Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng terdampak abrasi. 

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Abrasi kini kembali melanda daerah pesisir Kabupaten Bantaeng.

Beberapa bulan lalu abrasi sempat terjadi di Desa Baruga, Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng yang merusak pemukiman dan rumah warga.

Kini, tak hanya rumah dan pemukiman warga. Abrasi merusak pemakaman di Dusun Bombong, Desa Biangkeke, yang juga berada di Kecamatan Pajukukang.

Akibatnya, banyak mayat yang hilang karena tanah terkikis oleh gelombang ombak yang tinggi.

Kepala Desa Biangkeke, Firdaus mengatakan, sebelum terkena abrasi makam di lokasi tersebut mencapai ratusan kini hanya tersisa sekitar 50 makam.

"Banyak mayat yang hilang. Jadi ada ratusan makam tetapi sekarang tinggal sekitar 50an yang tersisa," kata Firdaus kepada TribunBantaeng.com, Rabu, (7/4/2021).

Kata dia, dulunya jarak antara lokasi pemakaman dengan air laut sekitar 50 meter. 

Namun sekarang sudah melewati makam dan ketika ombak tinggi disertai angin kencang, hanya sekitar lima meter air laut sudah mencapai lahan warga.

"Dulunya jauh keluar air laut tapi sekarang sudah melewati makam dan tinggal 5 meter yang tersisa dari lahan warga," ujarnya.

Pemakaman yang panjangnya sekitar 100 meter itu sudah terkena abrasi selama dua tahun terakhir.

Halaman
123
Penulis: Achmad Nasution
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved