Breaking News:

Kapal Nelayan Tenggelam

3 Kapal Nelayan Tenggelam di Laut NTT, BPBD Sinjai Minta Bantuan Pemprov

BPBD Sinjai berkoordinasi untuk meminta bantuan ke Pemprov terkait tiga kapal nelayan yang tenggelam di nTT

TRIBUN-TIMUR.COM/SYAMSUL BAHRI
Ilustrasi kapal nelayan Sinjai 

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI TIMUR- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sinjai berkoordinasi untuk meminta bantuan ke Pemprov terkait tiga kapal nelayan yang tenggelam di Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ketiga kapal tersebut asal Desa Tongke-tongke, Kecamatan Sinjai Timur.

BPBD Sinjai mewakili Pemerintah Kabupaten meminta bantuan kepada Pemerintah Sulsel di Makassar agar dapat dibantu penanganannya kapal nelayan tersebut.

"Terkait masalah ini, kami juga atas nama Pemkab Sinjai akan berkoordinasi dengan Pemprov Sulsel karena ini peristiwanya antar provinsi dan kami sedang alami kesulitan di daerah itu dan kita ketahui bahwa saudara-sauadara kita (masyarakat NTT) di sana tengah dilanda banjir bandang juga," kata Budiaman, Rabu (7/4/2021).

Karena itu, BPBD Sinjai akan meminta bantuan ke pemerintah di Makassar, agar pemulangan para nahkoda kapal bisa dengan cepat dipulangkan jika masih selamat.

Pada Senin (5/4/2021) petang, tiga unit kapal nelayan asal Desa Tongke-Tongke, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai tenggelam.

Kapal nelayan tersebut dilaporkan tenggelam di wilayah perairan laut Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ketiga kapal itu adalah KM Sukamaju 05, KM Cahaya Riski, dan KM Brazil 77.

" Kapal ini masing-masing berasal dari Desa Tongke-tongke, Kecamatan Sinjai Timur," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sinjai, Budiaman.

Sedang nama Anak Buah Kapal (ABK) KM Cahaya Rezki 77 atas nama Rezki B (EKI), Reza B (GUNTUR), Taufik dan Saleh.

Halaman
12
Penulis: Samsul Bahri
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved