Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Penanganan Covid

18 Ribu Vaksin Tiba di Sulsel, Plt Gubernur: Vaksinasi Dilanjutkan

Pemerintah Pusat telah mengirim 18.880 vial atau 9,6 koli Vaksin Covid-19 Produksi Biofarma dan telah tiba di gudang Dinas Kesehatan Sulsel

Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Suryana Anas
Instagram Andi Sudirman Sulaiman
Pemerintah Pusat telah mengirim 18.880 vial atau 9,6 koli Vaksin Covid-19 Produksi Biofarma dan telah tiba di gudang Dinas Kesehatan Sulsel Jl Perintis Kemerdekaan, Rabu (742021). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -Pemerintah Pusat telah mengirim 18.880 vial atau 9,6 koli Vaksin Covid-19 Produksi Biofarma dan telah tiba di gudang Dinas Kesehatan Sulsel Jl Perintis Kemerdekaan, Rabu (7/4/2021).

"Alhamdulillah vaksin telah tiba di gudang provinsi sebanyak 18 ribu vial lebih ( 1 vial untuk 9 orang). Insya Allah segera direalisasikan vaksinasi lanjutan," kata Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, di Kabupaten Bone, Rabu (7/4/2021).

Sebelumnya, Plt Gubernur mengaku telah bersurat ke Kementerian Kesehatan agar pengiriman stok vaksin ke Sulsel bisa segera di distribusikan.

"Kita sudah bersurat ke kementerian kesehatan untuk penambahan stok, justru kita menyelesaikan lebih cepat dari target dari perkiraan sebelumnya,” sebutnya.

Andi Sudirman mengungkapkan Pemprov Sulsel telah menjalankan arahan dari Pemerintah Pusat untuk melanjutkan proses vaksinasi secepat mungkin.

Data dari Dinas Kesehatan, jumlah vaksin yang yang diusulkan pada tahap termin II yaitu 187.551 dosis dengan 18.880 vial.

Adapun data realisasi vaksinasi per 3 April oleh Dinas Kesehatan mencatat sudah mencapai 18,30 persen untuk tahap I dan 7,30 persen untuk tahap II sekitar 1.506.638 orang yang sudah divaksin dari target 6.493.275 orang.

Sedangkan untuk tenaga kesehatan, telah mencapai 58.858 orang, petugas publik 694.477 orang dan lansia 753.303 orang.

Sehari sebelumnya, Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, mengatakan, vaksinasi di Sulsel tidak dilakukan penundaan, melainkan masih menunggu vaksin tahap kedua dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Andi Sudirman mengaku, Pemprov Sulsel telah menjalankan arahan dari Pemerintah Pusat untuk melakukan proses vaksinasi pada tahap awal secepat mungkin.

Vaksinasi dilakukan kepada tenaga kesehatan maupun ASN lingkup Pemprov Sulawesi Selatan dan pemerintah kabupaten-kota di sulsel.

"Bukan disetop, justru kita ini tahap terakhir untuk tahap kedua, malahan kita sudah menghabiskan stok yang ada, tinggal yang ada masalah vaksinasi tahap kedua," ujar Andi Sudirman, Selasa (6/4/2021) di Kabupaten Bone usai puncak HUT ke-691 Bone.

Ia melanjutkan, saat ini telah bersurat ke Kemenkes untuk pengadaan vaksin tahap dua. 

"Tapi kita sudah bersurat ke kementerian kesehatan untuk penambahan stok, justru kita menyelesaikan lebih cepat dari target dari perkiraan sebelumnya,” sebutnya.

“Jadi kita sudah bersurat. Kita tidak produksi vaksin, kita melaksanakan saja, jadi kita menunggu stok dari pusat,” tambahnya.  (*)

Catatan Redaksi: Bersama-kita lawan virus corona. Tribun-timur.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved