Breaking News:

Tribun Sulsel

Realisasi Belanja APBN di Sulsel Capai Rp 25,24 T, Tertinggi Sejak 5 Tahun Terakhir

Kepala Kanwil Diraktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sulsel Syaiful menghadiri, Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Pelaksanaan Anggaran Tahun 2020

TRIBUN-TIMUR.COM/MUHAMMAD FADHLY ALI
Kepala Kanwil Diraktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Selatan Syaiful memberi penghargaan kepada satker dengan kinerja pelaksanaan anggaran terbaik tahun 2020 di sela Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Pelaksanaan Anggaran Tahun 2020 di Aula Lantai 6 Gedung Keuangan Negara (GKN) II Makassar, Selasa (642021) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kepala Kanwil Diraktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Selatan Syaiful menghadiri, Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Pelaksanaan Anggaran Tahun 2020 di Aula Lantai 6 Gedung Keuangan Negara (GKN) II Makassar, Selasa (6/4/2021).

Rakorda diselenggarakan secara hybrid atau luring dan daring. Hadir kuasa Pengguna Anggaran Satker dan Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggran I Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Sulsel selaku narasumber

Menurut Syaiful, Rakorda Pelaksanaan Anggaran digelar guna membahas capaian kinerja pelaksanaan anggaran tahun 2020, beserta permasalahan yang dihadapi.

Juga membahas kebijakan atau langkah-langkah yang diperlukan dalam meningkatkan kinerja pelaksanaan anggaran tahun 2021 dan untuk menumbuhkan pemahaman dan komitmen pimpinan Satker dalam pelaksanaan anggaran dilingkup Satkernya.

“Di tengah pandemi COVID-19, tingkat realisasi belanja sampai dengan akhir tahun 2020 di Provinsi Sulawesi Selatan mencapai 95,16 persen atau sebesar Rp25,24 triliun dari pagu belanja Rp26,52 triliun," ujar Syaiful.

"Capaian tahun 2020 merupakan capaian tertinggi dalam kurun waktu 5 tahun terakhir dengan rata-rata tingkat realisasi mencapai 91,74% dari alokasi pagu DIPA," jelasnya.

Peningkatan capaian realisasi tahun 2020, diantaranya diterbitkannya beberapa regulasi terkait pembayaran dalam masa pendemi Covid-19.

Selain itu, disampaikan dalam pelaksanaan anggaran belanja yang dilakukan oleh Satker, dilakukan pengukuran kinerja pelaksanaan anggaran secara komprehensif yang telah diformulasikan dari sisi kesesuaian perencanaan dan penganggaran, kepatuhan atas regulasi, efektifitas pelaksanaan kegiatan dan efisiensi pelaksanaan kegiatan.

Pada tahun 2019 terdapat 12 indikator yang menjadi penilaian kinerja pelaksanaan anggaran dan tahun 2020 dilakukan 1 (satu) penambahan indikator penilaian yaitu indikator capaian output.

Tujuan penambahan indikator capaian output dimaksudkan agar output yang bersifat strategis dapat dimonitor progressnya secara berkesinambungan.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved