Breaking News:

Tribun Takalar

Komda KIPI Sulsel: Meninggalnya Sulaiman Dg Tika Tak Ada Kaitan dengan Pemberian Vaksin Covid-19

Komda PP-KIPI Sulsel dr Hasan merilis hasil invesrigasi kematian warga Takalar Sulaiman Dg Tika

Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-TIMUR.COM/SAYYID ZULFADLI SALEH WAHAB
Suasana rumah duka Almarhum Sulaiman Dg Tika warga Jonggoa Desa Batu-batu, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar -Warga Takalar Meninggal Usai Vaksin Sinovac, berikut penjelasan resmi dinas kesehatan 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ketua Komite Daerah (Komda) Penanggulangan dan Pengkajian Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (PP-KIPI) Sulsel dr Hasan merilis hasil invesrigasi kematian Sulaiman Dg Tika, warga Takalar yang bekerja sebagai outsourcing PT Perusahaan Listrik Negara (PT PLN) via virtual, Senin (5/4/2021).

Menurutnya, vaksinasi merupakan upaya penanggulangan pandemi Covid-19 yang menyeluruh dan terpadu.

Upaya ini juga dilakukan Pemerintah Sulsel dengan melaksanakan vaksinasi Covid-19.

"Komda PP-KIPI Sulsel telah melakukan investigasi di beberapa tempat diantaranya kediaman keluarga almarhum, puskesmas tempat dirawat pertama, dan rumah sakit tempat terakhir mendapatkan perawatan;" ujarnya.

"Dan bersama Komite Nasional (Komnas) PP-KIPI telah melakukan Causality Asessment dan ditemukan bahwa kematian DT (Daeng Tika) bukan karena vaksinasi Covid-19," tambah dr Hasan.

Ia menjelaskan kronologi investigasi yang dilakukan Komda PP-KIPI Sulsel.

Pada 15 Maret 2021 DT mendapat vaksinasi COVID-19 dosis pertama di kantor PLN dalam keadaan sehat.

Pada 16-17 Maret 2021, DT tetap melakukan aktivitas kantor seperti biasa.

Pada tanggal 18 Maret 2021, DT mengalami demam serta menggigil.

Pada tanggal 21 Maret 2021, DT bersepeda. Malam harinya Tn DT mengeluh sesak napas dan demam.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved