Tribun Mamasa

Khusus 65 Desa, PUPR Mamasa Anggarkan Rp16 Milliar Penyediaan Air Minum dan Sanitasi

Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kabupaten Mamasa, mengucurkan anggaran sebesar Rp16 Milliar untuk penyediaan air minum dan sanitasi.

Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Sudirman
ist
Bupati Mamasa Ramlan Badawi bersama Kepala Dinas PUPR beserta Kepala Seksi Wilayah II BPPW Sulbar 

TRIBUNMAMASA.COM, MAMASA - Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kabupaten Mamasa, mengucurkan anggaran sebesar Rp16 Milliar untuk penyediaan air minum dan sanitasi.

Anggaran itu dialokasikan kepada 65 desa, bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2021.

Demikian diungkapkan Bupati Mamasa, Ramlan Badawi, saat mengikuti kegiatan penandatanganan kontrak pelaksanaan kegiatan penyediaan air minum dan sanitasi di Rusunawa, Mamasa, Selasa (6/4/2021).

Program ini merupakan upaya pemerintah dalam mengintervensi stunting di Kabupaten Mamasa, yang berbasis pendekatan Masyarakat.

Jika program ini terealisasi, maka masih terdapat 25 persen desa dari 168 desa yang penyediaan airnya belum terpenuhi.

"Yang sisa 25 persen ini kita terus berupaya agar bisa memenuhi semua kebutuhan air minum," ujarnya.

Sementara Kepala Dinas PUPR Mamasa, Daud Tandi Arruan mengatakan, sesuai target, masih ada 25 persen desa yang akan menjadi perhatian ke depannya.

"Dalam masa periode ini kita akan kejar itu, baik dari DAK maupun peran pihak Balai," bebernya.

Untuk itu ia berharap ada gotong-royong masyarakat untuk mendukung program ini dan ikut memeliharanya.

Sementara Kepala Seksi Wilayah II BPPW Sulbar, A. Imbrahim Nawai mengatakan, program ini akan dilaksanakan dalam satu koordinasi, melalui Balai Prasaran Pemukiman Wilayah (BPPW) Sulbar.

Kata dia, program ini bertujuan untuk penanganan penanggulangan krisis covid-19.

Dia menyampaikan, untuk program pamsimas, ada sekitar 65 desa di Sulawesi Barat yang akan mendapat program pamsimas.

Menurutnya,  jumlah ini relatif banyak dibandingkan dengan provinsi lain.

Untuk Mamasa sendiri yang akan mendapatkan program Pamsimas sebanyak 16 desa, terdiri dari 13 desa reguler, 2 desa AKP, dan 1 desa HID.

"Program air bersih di Sulbar, saat ini telah mencapai 72 persen pelayanan aman air minum," katanya.

Di mana lanjut dia,  Program SPAM dan Pamsimas telah menyumbang 25 persen, dan disusul program SPAM desa dan jaringan perkotaan PDAM.

"Kami berharap program ini terus bergerak sampai ke desa-desa terpencil," harapnya.

Laporan wartawan @sammy_rexta

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved