Breaking News:

Tribun Polman

Tujuh Rumah Rusak di Polewali Mandar

Ada tujuh  rumah warga rusak akibat angin kencang yang disertai dengan guyuran hujan deras

TRIBUN TIMUR/HASAN BASRI
Pohon tumbang timpa mobil di Majene 

TRIBUN-TIMUR.COM, POLMAN - Sejumlah wilayah di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), terkena dampak angin kencang pada Senin (5/4/2021) pagi.

Ada tujuh  rumah warga rusak akibat angin kencang yang disertai dengan guyuran hujan deras yang berlangsung hampir satu jam.

Berdasarkan data dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Polman, dampak angin kencang tersebar  didua  Kecamatan.

"Rumah rusak yakni di Kecamatan Campalagian dan Kecamatan Binuang," kata Kepala BPBD Polewali Mandar, Andi Afandi Rahman

Menurut Andi Afandi Rahman, dari tujuh rumah rusak tersebut rata mengalami rusak berat.

Seperti atap rumah terbang dan hancur akibat ditimpa pohon tumbang.

"Korban jiwa tidak ada, tapi rata rumah hancur, " tuturnya.

Selain rumah, akibat angin kencang dan hujan deras ini memporak porandakan salah satu tempat usaha ikan lele.

Oleh karena itu, Afandi mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dengan kondisi cuaca buruk yang tengah melanda wilayah Polman.

Ia juga mengingatkan kepada nelayan yang agar memperhatikan kondisi cuaca sebelum beraktivitas di laut.

Sebelumnya Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika melapsir kecepatan angin yang melanda wilayah Sulbar Senin (5/4/2021) pagi mencapai 60km/jam  dengan curah hujan 24.6mm.

Intensitas curah yang turun dikatakan masuk dalam kategori hujan lebat hingga sangat lebat.

Atas kejadian ini, Hadi mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan memperhatikan kondisi lingkungan tempat tinggalnya.

Meskipun, dua hari ke depan cuaca di Sulbar  diprediksi dominan cerah berawan, tapi ada peluang kecil terjadinya hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang.

"Perhatikan apakah lingkungannya memiliki potensi bencana seperti longsor, banjir, robohnya pepohonan," harapnya

Penulis: Hasan Basri
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved