Breaking News:

Piala Menpora 2021

PSIS Semarang Siap Terima Tantangan PSM Makassar, Patrich Wanggai Mulai Membaik

Laga ini diperkirakan berlangsung sengit. Selain berebut tempat ke semifinal, laga ini juga pertaruhan harga diri antarpemain lokal.

Instagram @psm_makassar
Yakob Sayuri dalam laga PSM Makassar vs Borneo FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Rabu (3132021). 

TRIBUNTIMUR.COM - PSM Makassar bakal menghadapi PSIS Semarang dalam babak 8 Besar Piala Menpora 2021 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Jumat (9/4/2021) mendatang.

Laga ini diperkirakan berlangsung sengit. Selain berebut tempat ke semifinal, laga ini juga pertaruhan harga diri antarpemain lokal.

Gelandang PSIS Semarang, Fandi Eko Utomo, mengatakan kondisi PSIS Semarang dan PSM Makassar tidak jauh berbeda.

Kedua tim sama-sama kompak memaksimalkan tenaga pemain lokal di Piala Menpora 2021 ini. Fakta lainnya kedua tim juga tampil tidak diunggulkan selama babak penyisihan.

Hal itu lantaran materi pemain mereka yang terbilang sederhana dengan segelintir pemain berlabel bintang.

Namun semua keraguan tersebut justru menjadi pemantik bagi kedua tim untuk membuktikan diri. Mereka ingin membuktikan materi pemain muda tak kalah bersaing dengan tim bertabur bintang.

Kesamaan diyakini Fandi Eko Utomo bakal mematik adu gengsi antar pemain kedua kubu. Karena baik PSIS Semarang dan PSM Makassar datang dengan semangat dan motivasi yang sama, membungkam keraguan.

“Menurut saya motivasi (PSM) sama dengan PSIS, yakni bisa membuktikan bahwa tanpa kehadiran pemain asing pun masih bisa kompetitif di Piala Menpora ini,” ujar pemain yang sudah mencetak 2 gol selama babak penyisihan kepada KOMPAS.com.

“PSM juga bermateri pemain lokal, mirip dengan PSIS Cuma di PSM lebih banyak pemain mudanya,” imbuhnya. Fandi Eko Utomo menegaskan siap menerima tantangan Yakob Sayuri dan kawan-kawan. Dia dan rekan-rekan PSIS Semarang lainnya bakal memberikan sambutan yang meriah pada pertandingan esok.

“Saya berharap kami bisa meningkatkan permainan dan bisa membawa PSIS menang,” pungkasnya

Patrich Wanggai Diharap Membaik

Sementara itu, di kubu PSM Makassar, kehadiran Patrich Wanggai di skuad, memberi motivasi tersendiri bagi para pemain dan jajaran pelatih.

Sayangnya, pemain asal Papua tersebut, harus menepi dalam dua pertandingan terakhir karena cedera saat PSM bentrok dengan Persija Jakarta.

Pelatih PSM, Syamsuddin Batolla menyebut pemainnya itu sedang mengalami cedera. Patrich Wanggai terpaksa menepi selama dua laga dan dalam beberapa waktu kedepan kondisi Patrich diharapkan semakin membaik.

Karena kehadiran pemain asal Nabire, Papua itu akan menjadi amunisi tambahan tim menjelang menghadapi babak perempat final.

Sejauh ini Patrich tercatat baru sekali membela PSM dengan kontribusi satu gol saat mengalahkan Persija Jakarta di laga perdana babak penyisihan.

“Kami memang sangat berharap dengan dia tapi bagaimanapun dia sekarang cedera, tidak bisa dipaksakan," ujar Syamsuddin dikutip dari ligaindonesiabaru.com.

"Kondisi terakhir sudah membaik tapi dia masih latihan secara terpisah, ya mudah-mudahan dengan waktu kita ini bisa membaik semua,” ia menambahkan.

Jelang menghadapi PSIS Semarang di babak perempat final, Syamsuddin yakin pemainnya dapat mempersiapkan diri sebagai pesepak bola profesional.

Dia meyakini para penggawa tim berjuluk Juku Eja itu juga sudah siap menghadapi tekanan yang lebih besar.

Para pemain PSM diminta untuk kembali bekerja keras seperti yang mereka tunjukkan di babak penyisihan.

“Psikisinya saya pikir pemain-pemain ini sudah profesional. Artinya mereka sudah tahu cara menjaga kondisi bagaimana bermain dengan tekanan tinggi bagaimana dia menghadapi lawannya. Ya pemain-pemain kami selama di fase grup menunjukkan kerja keras tanpa letih. Jadi itu yang utama,” tandasnya.(*)

Editor: Muh. Irham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved