Breaking News:

Pilkada

Hasil Pemilu 2024 Jadi Dasar Partai Mengusung Pasangan Calon di Pilkada 2024

Komisi Pemilihan Umum Sulawesi Selatan menyampaikan hasil pemilihan legislatif atau Pileg 2024 akan digunakan untuk pencalonan Pilkada 2024.

TRIBUN-TIMUR.COM
Ketua KPU Sulsel Faisal Amir. (Dokumen Tribun Timur) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Komisi Pemilihan Umum Sulawesi Selatan menyampaikan hasil pemilihan legislatif atau Pileg 2024 akan digunakan untuk pencalonan Pilkada 2024.

Raihan kursi partai politik di Pileg 2024 akan digunakan untuk pengusungan pasangan calon kepala daerah.

Ambang batas pencalonan yaitu minimal 20 persen kursi parlemen.

"Pencalonan pilkada di November berdasarkan hasil Pileg 2024 dikonversi untuk digunakan pintu untuk masuk bertarung di Pilkada 2024," kata Ketua KPU Sulsel Faisal Amir kepada Tribun Timur, Senin (5/4/2021).

Di level provinsi, Partai Golkar saat ini tercatat mengontrol kursi terbanyak. Jumlahnya 13 kursi.

Disusul Partai Nasdem 12 kursi, Gerindra 11 kursi, Demokrat 10 kursi. Kemudian PKS, PDIP dan PKB masing-masing 8 kursi.

PAN 7 kursi, PPP 6 kursi, Hanura dan Perindo masing-masing satu kursi.

Faisal Amir mengatakan, dari desain yang dipersiapkan KPU RI, pemungutan suara Pilkada 2024 akan digelar pada November 2024.

Menurutnya, hal itu merujuk pada UU Pilkada UU Nomor 10 tahun 2016.

Sementara pileg dan pilpres, kata Faisal, KPU mendesain pemungutan suaranya digelar lebih cepat dibanding selama ini, yaitu antara Februari atau Maret 2024.

Halaman
12
Penulis: Ari Maryadi
Editor: Muh Hasim Arfah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved