Breaking News:

Tribun Sinjai

HET Rp 18 Ribu, Pengecer Elpiji 3 kg di Sinjai Jual Rp 25 Ribu

Kepala Dinas Perdagangan Sinjai Muh Saleh menyampaikan bahwa saat ini sedang ada penyusuaian harga

DOK TRIBUN-TIMUR.COM/MUNJIYAH DIRGA GHAZALI
Ilustrasi gas elpiji 3 Kg 

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI UTARA - Warga Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, mengeluhkan kenaikan harga  elpiji tiga kilogram dari Rp 20 ribu menjadi Rp 25 ribu.

Kenaikan harga sudah sejak akhir tahun 2020.

"Ini baru terasa sekali karena saya beli di pengecer Rp 25 ribu per tabung," kata salah seorang warga, Kamal, Minggu (4/4/2021).

Meski harga naik, warga tetap membeli karena tak ada pilihan.

Kamal masuk dalam data warga kurang mampu di Kecamatan Sinjai Selatan.

Kepala Dinas Perdagangan Sinjai Muh Saleh menyampaikan bahwa saat ini sedang ada penyusuaian harga elpiji tiga kilogram.

Sebelumnya Harga Eceran Tetap (HET) Rp 16 ribu per 3 kilogram menjadi Rp 18 ribu per tabung.

"Ini sesuai Peraturan Gubernur Sulawesi Selatan Nomor 11 Tahun 2021 Tentang Pedoman Penetapan Harga Eceran Tertinggi Liquefied Petroleum Gas Tabung Rp 18 ribu per tabung elpiji 3 kg," kata Muh Saleh, Minggu (4/4/2021).

Diungkapkan bahwa pemberlakuan tarif elpiji Rp 25 ribu per tabung merupakan ketentuan pengecer sendiri yang tidak diintervensinya.

Namun meski demikian, Muh Saleh berharap kepada pengecer untuk tidak menjual dengan melewati batas.

Sehingga menyusahkan warga yang kurang mampu.

Sebab tabung elpiji tiga kilogram itu diperuntukkan buat warga miskin.

Muh Saleh berharap agar semua warga di Sinjai dapat berperan mengawasi dan menyampaikan ke pemerintah jika menemukan Aparatur Sipil Negera (ASN)  gunakan tabung 3 kg.

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved