Breaking News:

Tribun Sinjai

Bupati Sinjai Harap Pesantren Darul Istiqamah Mandiri dengan Budidaya Ikan Nila

ASA optimis dengan adanya budidaya ini dapat menjadikan sebagai pondok pesantren modern.

TRIBUN TIMUR/SAMSUL BAHRI
Pengelola Pondok Pesantren Darul Istiqamah Lappae amati bioflok ikan nila yang dikembangkan. 

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI SELATAN - Bupati Sinjai, Sulawesi Selatan, Andi Seto Asapa (ASA) mengharapkan Pondok Pesantren Darul Istiqamah Puce'e di Kecamatan Sinjai Selatan, dapat mandiri dengan bubidaya ikan nila.

Saat ini pesantren tersebut sedang mengembangkan ikan nila.

Budidaya itu dalam bentuk bioflok yang berasal dari bantuan Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Bantuan itu difasilitasi oleh Pemkab Sinjai pada tahun 2020 lalu dan kini sudah mulai dipanen.

Bantuan itu dikembangkan di empat pesantren di Sinjai. Seperti dikembangkan di Pondok Pesantren Syiar di Kecamatan Sinjai Timur, Pondok Pesantren Al Ihsan di Desa Salohe, Pondok Pesantren Darul Istiqamah Lappae di Kecamatan Tellulimpoe.

" Kita berharap dengan adanya bantuan pemerintah itu, pesantren bisa mandiri dalam penyediaan kebutuhan pokok sehari-hari," kata Andi Seto, Minggu (4/4/2021).

Bukan hanya Pondok Pesantren Darul Istiqamah Puce'e bisa mandiri setelah budidaya ikan nila itu. Tetapi pesantren lainnya juga yang kembangkan bioflok ikan nila.

ASA optimis dengan adanya budidaya ini dapat menjadikan sebagai pondok pesantren modern.

" Kami dari pemerintah akan terus memberikan perhatian bagaimana supaya pengembangan ikan nila maupun ikan lele ini dapat berjalan dengan baik, termasuk dari segi pemasaran," katanya.

Lebih lanjut ASA mengatakan, bahwa akan terus memberikan perhatian kepada pondok pesantren, seperti halnya bantuan dana hibah dan program tahfidz yang saat ini telah berjalan.

Halaman
12
Penulis: Samsul Bahri
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved