Breaking News:

Tribun Wajo

Aktivis Minta Bupati Wajo Copot Dua Pejabatnya, Ternyata Ini Alasannya

Aktivis Pelita Hukum Independen, Sudirman meminta kepada Bupati Wajo Amran Mahmud mencopot dua pejabatnya.

ist
Aktivis Pelita Hukum Independen, Sudirman 

TRIBUNWAJO.COM, SENGKANG - Aktivis Pelita Hukum Independen, Sudirman meminta kepada Bupati Wajo Amran Mahmud mencopot dua pejabatnya.

Adalah Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) dan Kepala Bidang Mutasi dan Promosi ASN Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Reza Eka Pratama.

Pasalnya, kedua pejabat tersebutlah yang dinilai berperan dalam kisruh salah penempatan jabatan pada pelantikan yang dilakukan Kamis (1/4/2021) lalu.

"Untuk apa mempertahankan anak buah yang sudah tidak sejalan dengan pimpinan. Copot saja, sebab akan merusak sistem pemerintahan dan sistem politik dari Bupati Wajo," kata Sudirman, Sabtu (3/4/2021) malam.

Sejumlah petunjuk dan koordinasi yang disepakati bersama Bupati Wajo sebelum pelantikan tidak dijalankan. 

Ketidak sesuaian penempatan posisi pejabat saat pelantikan berpotensi merusak sistem pada pemerintahan.

Sebab orang yang ditempatkan bukan pada kompetensinya, terlebih lagi di RSUD Lamaddukelleng yang kini berubah nomenklatur menjadi Unit Pelaksana Teknis (UPT).

Sebelumnya, kisruh pelantikan pejabat struktural dan fungsional di Ruang Pola dan Kamis kemarin memang amburadul.

Kabid Mutasi Promosi ASN BKPSDM Wajo, Reza Eka Pratama membenarkan hal itu.

Namun menurutnya, hal itu dipicu oleh rentang waktu yang lama dibutuhkan jika harus membaca satu per satu nama pejabat fungsional.

Halaman
12
Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved