Breaking News:

Gelombang Tinggi

Potensi Gelombang 1-2 Meter di Teluk Bone, Aktivis Pelayaran Bajoe-Kolaka Masih Normal

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan potensi gelombang di perairan Teluk Bone.

Tribun Timur
Suasana pelayaran di Pelabuhan Bajoe, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan 

TRIBUNBONE.COM, TANETE RIATTANG TIMUR - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan potensi gelombang di perairan Teluk Bone.

Dalam rilis BMKG, tinggi gelombang di Teluk Bone  dari 1,25 meter hingga 2,5 meter. 

Teluk Bone merupakan rute pelayaran dari Pelabuhan Bajoe, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) dengan Pelabuhan Kolaka, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Petugas Syahbandar Pelabuhan Bajoe, Ilyas mengatakan sampai sekarang aktivitas penyeberangan dari Bajoe menuju Kolaka masih normal.

Belum ada pemberhentian aktivitas sementara terkait adanya peringatan potensi gelombang dari BMKG.

"Alhamdulillah, semua masih berjalan normal tanpa ada hambatan," katanya Sabtu (3/4/2021).

Kata dia, sampai sekarang ketinggian gelombang masih 1 meter hingga 1,25 meter. Jadi masih aman bagi pelayaran.

Meski begitu, pihaknya tetap memperhatikan kondisi di lapangan. Jika memang mengharuskan aktivitas pelayaran ditutup sementara, maka tentu itu yang terbaik untuk keselamatan bersama.

"Kita selalu memperhatikan kondisi. Kalau memungkinkan diberangkatkan, kita berangkatkan. Kalau tidak, kita tidak berangkatkan," terangnya.

"Kita paka sistem buka tutup," tegas Ilyas.

Pantauan TribunBone.com, kondisi cuaca di Kota Watampone dan Pelabuhan Bajoe cukup cerah.

Namun, cuaca berubah mendung dan hujan ketika beranjak sore hari.

Sebelumnya, BMKG mengeluarkan peringatan dini hujan di sertai angin kencang melanda Sulsel selama tiga hari, dari 1-3 April.

Laporan Kontributor TribunBone.com, Kaswadi Anwar

Penulis: Kaswadi Anwar
Editor: Rasni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved