Breaking News:

Tribun Luwu Utara

Peta Baper Inovasi Pemetaan Batas Desa Menggunakan DD di Luwu Utara, Pertama di Indonesia

Bappeda Luwu Utara mengandalkan pemetaan berbasis partisipatif, masuk inovasi terbaik TOP 30 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP)

ist
Workshop pengesahan hasil penetapan dan penegasan batas desa di Kabupaten Luwu Utara yang dilakukan pada akhir 2020 lalu 

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Bappeda Luwu Utara mengandalkan pemetaan berbasis partisipatif, masuk inovasi terbaik TOP 30 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. 

Pemetaan berbasis partisipatif atau peta baper adalah inovasi keroyokan alias kolaboratif. 

Banyak stakeholder terlibat di dalamnya, diantaranya pemerintah daerah, kecamatan, desa, NGO, dan masyarakat. 

Inovasi ini berangkat dari masalah bahwa belum tersedianya peta tematik batas desa.

Guna mempertegas letak dan posisi wilayah antar desa. 

Sekaligus menyelesaikan setiap konflik batas desa yang acap kali terjadi. 

Salah satu kebaruan inovasi ini adalah penggunaan dana desa (DD) dalam menyelesaikan pemetaan batas desa. 

Bahkan Luwu Utara di Indonesia yang pertama memetakan batas desa menggunakan dana desa.

Inovator Peta Baper, Ikbal Cahyadi, menyebutkan, inovasi ini mulai diperkenalkan pada 2018. 

Empat kecamatan menjadi lokus kegiatan, yaitu Malangke, Bone-bone, Sukamaju, dan Sukamaju Selatan. 

Halaman
123
Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved