Breaking News:

Tribun Bantaeng

Korban Prostitusi Online di Bantaeng Janda Asal Gowa, Rela Jadi PSK Demi Cari Nafkah

Unit Pidana Khusus Sat Reskrim Polres Bantaeng mengungkap kasus prostitusi online melalui aplikasi Michat.

Ist
Kasat Reskrim Polres Bantaeng, AKP Abdul Haris Nicolaus 

Menurut Haris, kedua pelaku kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan selama 20 hari ke depan.

"Penyidikannya sementara berlangsung, Kita telah tetapkan sebagai tersangka sejak 30 Maret 2021 Dan kita tahan selama 20 hari ke depan," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, Kapolres Bantaeng, AKBP Rachmat Sumekar mengatakan, ARR dan SI menawarkan perempuan, SB kepada pelanggan melalui aplikasi online.

"Kedua pelaku menawarkan SB kepada laki-laki dengan tarif Rp. 1.900.000 melalui Aplikasi media sosial Michat," kata AKBP Rachmat Sumekar dalam konferensi pers digelar di Mapolres Bantaeng, Kamis, (1/4/2021).

Dijelaskan, kedua pelaku terbukti melakukan tindak pidana tersebut ketika salah satu polisi menyamar menjadi pelanggan.

Polisi yang menyamar berhasil melakukan komunikasi dengan cara memesan perempuan melalui aplikasi Michat dan bertemu di kamar Hotel Pantai Seruni.

"Anggota mendapati pelaku di dalam sebuah Kamar Hotel Nomor Kamar 201 Lantai 2 sementara menawarkan perempuan bayaran kepada pelanggan yang tak lain adalah anggota polres bantaeng yang sedang menyamar," ujarnya.

Atas perbuatan itu, kedua palaku ditangkap dan dibawa ke Mapolres Bantaeng bersama SB yang menjadi korban prostitusi online.

Polisi juga mengamankan, uang tunai Rp 150 ribu dari tangan SI, Rp 1.900.000 dari tangan korban, SB dan empat unit handphone.

"Selanjutnya pelaku dan barang bukti di amankan dipolres bantaeng guna proses hukum lebih lanjut," jelasnya.

Laporan wartawan TribunBantaeng.com, Achmad Nasution

Penulis: Achmad Nasution
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved