Breaking News:

Tribun Bantaeng

Korban Prostitusi Online di Bantaeng Janda Asal Gowa, Rela Jadi PSK Demi Cari Nafkah

Unit Pidana Khusus Sat Reskrim Polres Bantaeng mengungkap kasus prostitusi online melalui aplikasi Michat.

Ist
Kasat Reskrim Polres Bantaeng, AKP Abdul Haris Nicolaus 

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Unit Pidana Khusus Sat Reskrim Polres Bantaeng mengungkap kasus prostitusi online melalui aplikasi Michat.

Dalam kasus itu, polisi mengamankan seorang perempuan selaku korban inisial SB (40), yang digunakan jasanya melakukan seks dengan pelanggan laki-laki.

SB adalah seorang janda yang berasal dari Kabupaten Gowa.

Polisi juga berhasil menangkap dua perempuan, yakni ARR (26) dan SI (26) diduga selaku mucikari yang memperdagangkan jasa seks SB.

Kedua pelaku ditangkap di dalam sebuah Kamar Hotel Nomor Kamar 201 Lantai 2, yang terletak di Jalan Teratai, Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng, Selasa, (30/3/2021).

Kasat Reskrim Polres Bantaeng, AKP Abd Haris Nicolaus mengatakan, korban melakukan hal itu tanpa paksaan dari siapapun dan atas kesepakatan dengan alasan mencari nafkah.

"Korban single parent diamankan di salah satu ruangan. Kalau dalam kasus ini dia (Korban SB) atas keinginan dan kesadaran sendiri untuk mencari nafkah," kata Abd. Haris Nicolaus kepada TribunBantaeng.com, Kamis, (1/4/2021).

Dijelaskan, SB menjadi korban karena dalam kasus itu dia diperdagangkan meskipun atas keinginan sendiri.

Hal itu sudah sesuai dengan Undang-Undang RI Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang.

"Korban melakukan atas kemauan sendiri atau kesepakatan. Dalam undang-undang TPPO sudah diatur terpaksa atau keinginan sendiri," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Achmad Nasution
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved