Breaking News:

Tribun Bantaeng

Kisah Pilu Baharuddin,Belum Setahun Anaknya Meninggal Kecelakaan, Kini Rumahnya di Bantaeng Terbakar

Dua rumah hangus dilalap api di Kampung Birea, Desa Pajukukang, Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng, Rabu (31/3/2021).

Ist
Baharuddin, korban bencana kebakaran di Kampung Birea, Desa Pajukukang, Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng. 

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG -Dua rumah hangus dilalap api di Kampung Birea, Desa Pajukukang, Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng, Rabu (31/3/2021).

Dua rumah yang terbakar adalah milik Baharuddin dan Pudding. Keduanya masih saudara kandung.

Keduanya merupakan warga kurang mampu di Kabupaten Bantaeng.

Apalagi Baharuddin, belum genap setahun ditinggal anak laki-lakinya setelah mengalami kecelakaan lalu lintas.

"Cobaan begitu berat. Anak saya umur 18 tahun meninggal, ditambah lagi rumah terbakar sama barang-barang tidak ada tersisa. Inilah hidup," kata Baharuddin kepada TribunBantaeng.com, Kamis (1/4/2021).

Anaknya mengalami kecelakaan pada 25 November 2020 atau lima bulan lalu di jalan poros Bantaeng-Bulukumba, di Desa Nipa-nipa, Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng.

Saat itu, anaknya mengendarai sepeda motor ketika perjalanan pulang usai dari rumah temannya.

"Dari rumah temannya. Anak saya tidak sempat lagi dirawat di rumah sakit karena meninggal saat perjalanan ke rumah sakit," ujarnya.

Meski cobaan begitu berat, kini Baharuddin harus terus berjuang menjalani hidup dan kembali mencari biaya untuk membangun rumahnya lagi.

Tak hanya itu, dia juga harus berupaya agar dua orang anaknya yang masih sekolah dapat terus melanjutkan pendidikan.

Halaman
12
Penulis: Achmad Nasution
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved