Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tangga Kampus Dibongkar Paksa

Dampak Pembongkaran Tangga Kampus, Mahasiswa Unasman Diliburkan

Petugas gabungan membongkar paksa bangunan tangga Kampus III Unasman.Petuga gabungan terdiri dari Satpol-PP, Kodim 1428 dan Polres Mamasa

Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/SEMUEL
Kasat Pol-PP melakukan pembongkaran tangga unasman kampus III Mamasa 

TRIBUNMAMASA.COM, MAMASA - Petugas gabungan membongkar paksa bangunan tangga Kampus III Unasman.

Petuga gabungan terdiri dari Satpol-PP, Kodim 1428 dan Polres Mamasa, Kabupaten Mamasa.

Pembongkaran itu dilakukan oleh petugas gabungan lantaran dianggap menyalahi aturan tata ruang.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Mamasa, Welem mengatakan, pembongkaran dilakukan setelah pihak kampus diberikan peringatan beberapa kali, baik secara lisan maupun tulisan, namun tak diindahkan.

"Terkahir kemarin disurati Dinas PUPR, tetapi tidak ada respon jadi kita bongkar," ungkap Welem saat melakukan pembongkaran tangga bangunan kampus Unasman, di Poros Mamasa-Polewali, Kamis (1/4/2021) pagi tadi.

Dia menjelaskan,  pembongkaran yang pihaknya lakukan sesuai peraturan daerah, dimana pihak kampus dianggap menyalahi aturan.

Kata dia, bangunan tangga Unasman berada tepat di bahu jalan. Selain itu, bangunan tersebut dinilai menutup selokan.

"Yang ketiga bangunan ini menyalahi tata ruang yang sudah ditetapkan oleh Dinas PUPR," kata Welem.

Akibat dari pembongkaran tangga  Unasman, mahasiswa terpaksa diliburkan hingga waktu yang belum ditentukan.

Pengelola Unasman Kampus III Mamasa, Agustinus Sudi' mengatakan, saat ini pihaknya berupaya melakukan negosiasi dengan Pemerintah Daerah.

Kata dia, jika tangga alternatif belum ada,  maka proses perkuliahan tiga fakultas di Kampus itu diliburkan.

"Kita liburkan dulu sampai ada tangga darurat," katanya petang tadi.

Agustinus lanjut menjelaskan, sebelumnya pihaknya tidak pernah menduga akan dilakukan pembongkaran secepatnya oleh Satpol-PP.

Sebab menurutnya, sehari sebelumnya, pihak kampus dan Dinas PU sepakat belum dilakukan pembongkaran.

Rencananya, pagi tadi menurut dia, Dinas PU baru akan menyerahkan surat kesepakatan tersebut.

"Oleh pihak Dinas, tangga itu dianggap sebagai tangga darurat, sehingga seharusnya belum dibongkar. Tetapi entah mengapa tiba-tiba Satpol-PP melakukan pembongkaran," pungkasnya.

Laporan wartawan @sammy_rexta

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved