Breaking News:

Tribun Mamasa

Jual Gas Elpiji 3 Kg Rp 35 Ribu, Diskoperindag Mamasa Tak Berani Sanksi Pengecer

Kepala Bidang Perdagangan Kabupaten Mamasa, Wardiansyah mengatakan, harga elpiji di Mamasa masih bervariasi.

Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Sudirman
Ist
Diskoperindag Mamasa melakukan pantauan harga Elpiji 3 Kg 

TRIBUNMAMASA.COM, MAMASA - Sejumlah kios di Mamasa masih menjual harga elpiji 3 Kg Rp 35 ribu.

Kepala Bidang Perdagangan Kabupaten Mamasa, Wardiansyah mengatakan, harga elpiji di Mamasa masih bervariasi.

"Tadi kami melakukan pemantauan ditiga titik yakni kota Mamasa, Tawalian dan Tandukkalua," ujarnya, Rabu (31/3/2021).

Pihak pangkalan maupun kios ditemukan harga yang bervariasi.

Kata dia, harga elpiji bersubsidi di pangkalan masih normal yakni Rp. 18.500 per tabung.

Tetapi untuk pemilik kios ditemukan harga bervariasi antara Rp. 30.000 hingga Rp. 35.000.

"Sesuai pengakuan pangkalan, harga yang diperoleh dari agen Rp. 16.500 dan dijual seharga Rp.18.500.

Sementara di kios ada mengaku dapat elipiji seharga Rp25.000 dari luar daerah.

Bagi pedagang yang mendapatkan tabung elpiji dari luar daerah yang dijual di atas HET,  pihaknya tidak bisa terlalu mengurusi.

"Kami hanya melakukan pemantauan harga,  soal penindakan itu menjadi wewenang pihak kepolisian," katanya.

Meski begitu, ia mengaku akan berkoordinasi dengan pihak Forum Koordinasi Pimpinan Daerah.

Sementara itu, Ketua Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Mamasa, Yermia mengatakan, sangat menyayangkan kebijakan yang dilakukan oleh Diskoperindag Mamasa.

Pasalnya, ia menilai Diskoperindag Mamasa tak mampu menekan harga elpiji 3 Kg di setiap kios sehingga melampaui harga eceran tertinggi.

"Soal HET Tabung LPG 3 Kg, ini mesti ditegasi oleh Diskoperindag untuk menetapkan harga sesuai dengan jarak tempuh pendistribusian," kata Yermia. 

Laporan wartawan @sammy_rexta

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved