Breaking News:

Kementan

Bulog dan Mitra Sepakat Serap 25 Ribu Ton Gabah di Klaten Jawa Tengah

Percepatan serapan gabah petani terus diupayakan pemerintah untuk menjaga harga di tingkat produsen agar tidak jatuh sehinga petani dapat menikmati

Editor: Edi Sumardi
DOK KEMENTAN
Ilustrasi 

TRIBUN-TIMUR.COM - Percepatan serapan gabah petani terus diupayakan pemerintah untuk menjaga harga di tingkat produsen agar tidak jatuh sehinga petani dapat menikmati hasil panennya.

Kegiatan serap gabah sudah berjalan di berbagai daerah dan panen raya di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah sepakat diserap 25 ribu ton gabah kering giling (GKG).

"Komando Strategi Penggilingan (Kostraling) Kementan bersama Perum Bulog, BNI dan BRI menandatanangani nota kesepahaman bersepakat menyerap gabah petani Kabupaten Klaten yang berlangsung April dan Mei sebanyak 25 ribu ton. Ini adalah intervensi pemerintah dalam rangka stabilisasi harga gabah dan beras saat panen raya 2021."

Demikian dikatakan Penanggung jawab Gerakan Serap Gabah Petani Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementan Provinsi Jawa Tengah Warjito selaku Kepala Balai Besa Pengembangan Pengujian Mutu Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (PPMBTPH) saat rapat koordinasi terpadu penyerapan gabah petani di Klaten, Rabu (31/3/2021).

Demikian siaran pers Kementerian Pertanian atau Kementan RI kepada Tribun-Timur.com.

Warjito menjelaskan setelah terwujud kesepakatan ini, tim terpadu Gerakan Serap Gabah Petani (GSGP) langsung bergerak di lapangan guna mengawal proses serap gabah petani.

Penyerapan gabah dan beras ini perpedoman sesuai dengan standar mutu yang diatur dalam Permendag Nomor 24 Tahun 2020 tentang Harga Pembelian Pemerintah (HPP) serta persyaratan kualitas internal Bulog.

"Pihak perbankan yakni BNI dan BNI berperan dalam menyiapkan fasilitas permodalan yakni Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk Kostraling," katanya menyebutkan.

"Dana KUR ini untuk digunakan Kostraling untuk proses budidaya, penanganan panen, pasca panen dan pengolahan hasil terpadu. Artinya, kegiatan serap gabah dan beras petani saat panen raya ini tak alami kendala," kata Warjito.

Pemimpin Cabang Perum Bulog Surakarta diwakili Ninik Setyowati menyatakan pihaknya berkomitmen untuk mendukung dan mengoptimalkan serapan gabah petani sesuai kesepakatan tersebut. Sebagai BUMN di bidang pangan, Bulog berkomitmen hadir di tengah masyarakat khususnya petani yang intinya tidak boleh dirugikan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved