Sriwijaya Air Jatuh

Black Box Berisi CVR Sriwijaya Air SJ 182 Akhirnya Ditemukan, Apa Itu dan Seberapa Penting?

Black box berisi CVR Sriwijaya Air SJ 182 akhirnya ditemukan, apa itu dan seberapa penting?

Editor: Edi Sumardi
FLIGHTRADAR24.COM DAN KOMPAS.COM
Rute pesawat Sriwijaya Air SJ 182 sebelum jatuh dan ilustrasi black box. 

Black box wajib ada di setiap penerbangan, baik pesawat komersial, bisnis, maupun militer.

Biasanya black box disimpan di bagian ekor pesawat.

Bagian ini dinilai paling aman jika sebuah kecelakaan pesawat terjadi.

3. Diciptakan orang Australia

Dr David Warren, penemu black box asal Australia.
Dr David Warren, penemu black box asal Australia. (WIKIPEDIA/COMMON USER)

Black box diciptakan oleh seorang ahli dari Australia bernama Dr David Warren.

Adapun Warren membuat black box karena memiliki cerita masa lalu tersendiri.

Ayahnya meninggal dalam sebuah kecelakaan pesawat Bass Strait pada 1934 saat dirinya berusia 9 tahun.

Kemudian, pada awal tahun 1950, ia memiliki ide untuk membuat alat yang dapat merekam data penerbangan dan percakapan di kokpit sehingga penyebab kecelakaan dapat segera diketahui.

Warren menulis memo berjudul "Alat untuk Mengetahui Investigasi Kecelakaan Pesawat Terbang ke Pusat Penelitian Aeronautika di Melbourne".

Kemudian pada 1965 diproduksi prototipe pertama yang diberi nama “ARL Flight Memory Unit”.

Namun, penemuannya itu tidak mendapat respons serius dari Pemerintah Australia hingga lima tahun kemudian black box pertama justru diproduksi di Inggris dan Amerika Serikat.

Meskipun demikian, Australia menjadi negara pertama yang mewajibkan penggunaan black box di setiap pesawat terbang negaranya.

4. Sebutan media

Nama "black box" sendiri datang dari sebutan yang kerap disebutkan awak media saat melaporkan kecelakaan pesawat terbang.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved